Beranda Banyuasin Warga Pertanyakan Pembangunan Jalan Desa Pulau Rajak

Warga Pertanyakan Pembangunan Jalan Desa Pulau Rajak

405
0
BERBAGI
Halosumsel.com-
Pembangunan Jalan Desa didesa Pulau Rajak Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumsel sejauh lebih kurang 300 meter dengan lebar tiga meter itu dipertanyakan warga, lantaran dalam pelaksanaanya dikatakan tidak melalui rembuk desa dan pelaksanaan prmbangunan dijalan itu dianggap kurang ukuran, ujar Komsia salah seorang sesepuh desa setempat kepada wartawan media ini (27/7).

Mantan Sekdes Pulau Rajak dari tahun 1984-2004 itu mengatakan kalau masalah berapa besarnya dana proyek itu mengaku tidak mengetahui, tetapi yang dia tanyakan mengapa pelaksanaanya menjadi volumenya berkurang.

Yang dia sayangkan mengapa sebelum pelaksanaan pembangunan itu tidak diawali dengan rembukan desa, itulah yang membuat warga disini bertanya-tanya, jelasnya.

Sementara Mantan Kades Pulau Rajak, Sura Dilaga yang sempat diminta komentarnya mengatakan memang dengar masalah itu, tetapi saya tidak tahu persis persoalanya.

Dikatakan Sura Dilaga, yang saya dengar dari warga bahwa yang dipertanyakan sekarang ini pembangunan jalan arah PPKR dan didengarnya itu masalah volume dan tidak ada rembukan awal dan saya tidak mengetahui secara persis.

Sura Dilaga menyarankan silahkan untuk konfirmasi saja dengan Kepala Desa langsung, mungkin bisa memberi penjelasan, pintanya.

Kades Pulau Rajak, Sukma Yadi saat diminta komentarnya diruang kerjanya yang didampingi Ketua dan Pengurus BPD menjelaskan masalah pelaksanaan pembangunan jalan itu sudah melalui proses rembukan didesa ini dan masalah volumenya dilaksanakan seperti dasar ruas jalan sebelumnya.

Bahkan pembangunanya sekarang ditambah adanya pembuatan siring pada kiri kakan jalan, sekarang terlihat rapi, maka sekilas ruas jalan desa itu terlihat sempit padahal ditambah pembangunan siring, jelas Kades.

Proyek itu dari dada infrastruktur desa (DID) APBN 2016 dan prosesnya sudah dilakukanya, hanya saja mungkin saat diundang waktu itu ada kesibukan, maka mereka itu tidak dapat hadir.

Sebab waktu kata Kades yang diundang dalam rembuk desa semua unsur didesanya semua diundang, Karang Taruna, BPD, Tokoh Masyarakat, Pemuda termasuk para sesepuh didesa ini pun diundang semua, karena hasil pembangunan ini untuk mereka kembali, bebernya. (waluyo)

LEAVE A REPLY