Beranda Banyuasin Terkait Gedung Sekolah Komisi IV DPRD Banyuasin Panggil Kadisdikbud

Terkait Gedung Sekolah Komisi IV DPRD Banyuasin Panggil Kadisdikbud

481
0
BERBAGI

BANYUASIN, Halosumsel. Co. Id- Terkait laporan masyarakat wali murid yang peduli terhadap dunia pendidikan melihat gedubg sekolah tempat putra-putri belajar dalam kondisi rusak, akhirnya Komisi IV DPRD Banyuasin, memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Banyuasin guna didengarkan pendapat dan saranya, karena sesuai data yang diterima kondisi bangunan tempat brlajar mengajar sudah memprihatinkan sangat, Senin (3/2/2020).

Dengan suasana rilex, Herawati Ketua Komisi IV DPRD Banyuasin, menyoroti kondisi fisik bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 27 Desa Pondowo Harjo Kecamatan Makarti Jaya Banyuasin ternyata fisik bangunan sekolah itu sangat menpengaruhi semangat anak-anak untuk rajin masuk sekolah.

Dijelaskankanya, bangunan fisik mencerminkan semangat siswa untuk belajar menuntut ilmu. Kalau kondisi seperti itu, tentunya jelas membuat anak-anak takut untuk bersekolah,” ucap Herawati sembari mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat dan meninjau langsung ke lokasi sekolah.

“Sangat prihatin sekali bangunan sekolah masih banyak yang rusak,” tutur Herawati kepada bahwa Dinas Pendidikan Banyuasin, harus singkron dengan visi misi bupati dan wakil bupati terkait dunia pendidikan.

Diharapkan Herawati, pihaknya tidak mau lagi melihat anak-anak sekolah masuk ke ruangan kelas melalui jendela, karena pintu ruangan kelas membahayakan, karena kondisi bangunan sudah rapih, memprihatinkan.

“Setelah kami melakukan Sidak, kami mendapati kondisinya rusak parah, salah satunya untuk masuk ke ruang belajar, pelajar harus manjat masuk melalui jendela yang di bolongi kecil muat anak kecil, kemudian membuka pintunya dari dalam,” katanya.

Setelah anak kecil itu masuk ke dalam, lanjut Herawati barulah bisa membuka pintu. “Info yang kita dapat ada beberapa bangunan yang dibangun sejak Tahun 90-an, dan terakhir ada yang di bangun tahun 2007 sudah rusak berat,” jelasnya Herawati panjang lebar, banyak kursi dan meja yang tidak layak pakai.

Dari hasil pemanggilan terhadap pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tadi, tutur Herawati, pihak dinas mengakui kondisi bangunan memang memprihatinkan dan perlu rehab besar. Pihak pemerintah terus berupaya untuk melakukan perbaikan bangunan fisik maupun belajar mengajar.

Terlihat tanpa pendamping stapnya, Kadis Dikbud Banyuasin HM Yusuf membenarkan, Disdik mendapat panggilan koordinasi dari pihak Komisi IV DPRD Banyuasin, terkait fisik bangunan yang menjadi temuan.

“Benar, pemanggilan dinas pendidikan dan kebudayaan dalam hal koordinasi terkait adanya beberapa bangunan sekolah yang perlu dilakukan perbaikan rutin setiap tahun degan cara tegap. Karena mengingat usia bangunan memang cukup tua dan perlu diperhatikan,” ungkapnya kepada wartawan.

“Pihaknya terus berusaha untuk memperbaiki bangunan fisik secara bertahap mengingat anggaran pemerintah sangat minim,” jelasnya. (waluyo)

LEAVE A REPLY