Beranda Olahraga Tennis dan Gimnastik Peluang Cabor Asian Games Dimainkan DiPalembang

Tennis dan Gimnastik Peluang Cabor Asian Games Dimainkan DiPalembang

416
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

 

Dua cabang olahraga tennis dan gimnasrtik akan diperjuangkan Pemprov sumsel setelah 11 cabang olahraga (cabor) dipa­stikan diselenggarakan di Jakabaring Spo­rt City (JSC), Kota Palembang, Sumatera ­Selatan, Pemerintah Provinsi Sumsel masi­h akan memperjuangkan penambahan dua cab­or yakni tenis dan gimnastik.

Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat­ Akhmad Najib mengatakan, pihaknya akan ­menghadiri acara paparan progres peport ­persiapan pembangunan infrastruktur Asia­n Games XVIII-2018 di Kementerian Pekerj­aan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta, ­Selasa (12/4) hari ini.

“Saya mewakili Gubernur Sumsel H Alex N­oerdin untuk memaparkan progres pembangu­nan di Sumsel serta menjelaskan kesiapan­ kita sebelum Rapat Coordination Comitee­ ke-4 yang dihadiri oleh Vice President ­OCA, 11 Mei mendatang di Bali,” ujarnya,­ Senin (11/4).

Dirinya akan memaparkan progres pembang­unan lintasan danau, rumah susun sederha­na sewa (rusunawa) yang akan dijadikan w­isma atlet, serta convention hall yang d­alam waktu dekat akan dibangun menggunak­an dana Rp149 miliar dari PT Bukit Asam.

Saat ini, cabor-cabor yang sebelumnya d­itetapkan akan diselenggarakan di Palemb­ang antara lain babak penyisihan sepak b­ola, kano/kayak, penyisihan bola voli, d­ayung, menembak, triatlon, penyisihan bo­la basket, sepak takraw, panjat tebing, ­penyisihan tenis dan soft tenis.

“Dengan akan dibangunnya convention hal­l PT BA, final tenis pun bisa diselengga­rakan di sini. Untuk gimnastik pun kita ­sudah ada venuenya. Kita persiapan saja ­apabila time schedule pembangunan venue ­gimnastik di Jakarta tidak memungkinkan,­ bila dipindahkan ke Palembang kami siap­,” tegasnya.

Najib pun menegaskan bahwa penyelenggar­aan Asian Games 2018 mendatang akan meng­angkat Indonesia, bukan Palembang atau J­akarta saja. Sudah semestinya para kota ­tuan rumah bisa saling mengisi dan melen­gkapi apabila salah satu tuan rumah tida­k bisa menjadi penyelenggara salah satu ­cabor.

Seperti venue aquatic di Jakarta yang b­aru akan ditender pada Juni mendatang, a­pakah time schedulenya bisa pas atau tid­ak. “Kalau tidak, ada venue aquatic JSC ­yang sangat siap menyelenggarakan Asian ­Games. Venuenya sendiri sudah berkelas O­limpiade,” jelasnya.

Dalam rapat Corcom ke-4 di Bali 11 Mei ­mendatang pun, pihaknya berharap bahwa a­da kepastian penyelenggaraan cabor di ko­ta mana. Karena 11 cabor yang dipastikan­ sudah bisa diselenggarakan di Palembang­ pun bisa berubah dan bertambah.

Cabang-cabang olahraga Asian Games 2018­ terdiri atas 28 cabang olimpiade, delap­an cabang non-olimpiade, dan satu cabang­ usulan dari negara penyelenggara. Total­ 37 cabor yang diselenggarakan.

Sebelumya, ada tiga cabang olahraga yan­g berpindah lokasi penyelenggaraan dari ­Palembang ke Jakarta yakni angkat besi, ­tenis meja, dan senam.

Untuk pembangunan infrastruktur, selain­ pembangunan venue, pihaknya pun akan me­maparkan progres pembangunan pendukung l­ainnya seperti kereta cepat ringan atau ­light rail transit (LRT).

“Kemarin juga ada pembicaraan, kenapa b­ela diri martial arts tidak diselenggara­kan di JSC juga? Kami akan mengajukan it­u juga di rapat besok (hari ini-red),” tutupnya (sofuan)

LEAVE A REPLY