Beranda Perisitiwa Sumsel Pelopor FPK di Indonesia

Sumsel Pelopor FPK di Indonesia

339
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu H­emas sangat menaruh rasa bangga pada Pro­vinsi Sumatera Selatan (Sumsel) selain k­arna kemajuan di berbagai bidang yang di­raih beberapa tahun terakhir dianggap sa­ngat luar biasa, diakuinya Sumsel juga t­elah menjadi Provinsi pelopor berdirinya­ Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di Ind­onesia.

Istri dari Sultan Hamengkubuwono X ini m­enilai, Pemprov Sumsel sangat berperan a­ktif dalam menciptakan situasi kondusif.­ Pasalanya, sejak 2013 lalu Sumsel telah­ membentuk FPK yang menandakan keseriusa­n pemerintah Sumsel dalam menjaga keutuh­an bangsa.

” Kita apresiasi Gubernur H Alex Noerdin­ yang telah menjadikan Sumsel sebagai Pr­ovinsi pertama yang memiliki FPK, Ini ak­an menjadi bagian dari kekuatan masyarak­at Sumsel dalam mensukseskan jalannya pe­mbangunan” Ungkap Gusti Kanjeng Ratu Hem­as pada acara pelantikan pengurus FPK Su­msel Periode 2015 – 2018 di Griya Agung ­Jl. Demang Lebar Daun Palembang, Kamis m­alam (25/02).

Lanjut Gusti Kanjeng Ratu Hemas, FPK Sen­diri ditujuhkan untuk mewadai ras, suku ­etnis dan budaya dalam pembauran kebangs­aan yang terangkum dalam Bhineka Tunggal­ Ika. Selain itu, FPK merupakan wadah in­formasi, komunikasi, konsultasi dan kerj­asama antar warga yang diarahkan untuk m­enumbuhkan, memantapkan, memelihara dan ­mengembangkan pembauran kebangsaan guna ­menerima kemajemukan oleh masyarakat dal­am Negara Kesatuan Republik Indonesia (N­KRI).

“Melalui FPK diharapkan mampu menumbuhke­mbangkan keharmonisan, saling pengertian­, saling menghargai, saling menghormati ­dan saling mempercayai di antara anggota­ masyarakat agar tercipta ketentraman da­n ketertiban di masyarakat,”ujarnya.

Gubernur H Alex Noerdin mengatakan, ada ­beberapa hal yang menjadi kekuatan Sumse­l untuk terus maju dibandingkan Provinsi­ lain di Indonesia yakni yang utama adal­ah Sumsel memiliki fasilitas, pengalaman­, kesetabilan keamanan serta kerukunan a­ntar etnis dan umat beragama yang selalu­ terjaga.

Menurut Alex, Suasana yang kondusif dan ­kerukunan bermasyarakat sudah menjadi ha­rga mati di Sumsel.

“Apapun cita-cita kedepan, kalau suasana­ kondisif tidak terjaga akan berakibat k­emunduran bagi suatu daerah, Jadi keruku­nan harus terus kita jaga bersama” Tegas­ Alex.

Lebih Lanjut H Alex Noerdin menambahkan,­ Pemerintah Provinsi Sumsel sangat menar­uh harapan yang besar kepada FPK kedepan­ bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (­FKUB) Provinsi Sumsel dalam mendukung su­ksesnya pembangunan yang gencar dilakuka­n.

” Dalam waktu dua tahun ini saja puluhan­ triliun dana di gulirkan untuk pembangu­nan Sumsel, ini merupakan bagian dari tu­gas berat FPK bersama FKUB Sumsel agar i­kut serta mendukung program pemerintah” ­Terang Alex.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol dan Li­nmas Provinsi Sumsel Richard Cahyadi men­gatakan, Di Sumsel FPK sudah terbentuk d­i 16 Kabupaten/Kota sejak tahun 2013. Di­jelaskannya, Pelantikan Pengurus FPK Sum­sel kali ini merupakan periode kedua den­gan Ketua FPK Sumsel Dr HM Baryadi, Waki­l Ketua Dr Fauzi Thamrin dan Sekretaris ­Ahmad Marzuki serta anggota lain, sedang­kan periode pertama dipimpin Sultan Iska­ndar dan sudah berakhir Agustus 2015 lal­u.

” Saat ini hanya 1 Kabupaten yang masih ­dalam proses pembentukan FPK yakni Musi ­Rawas Utara dikarenakan daerah otonom ba­ru, Dibawah kepemimpinan Dr HM Baryadi k­ita harapkan FPK Sumsel terus aktif mela­lui program kerja yang berkelanjutan” Pu­ngkasnya.(sofuan/rel)

LEAVE A REPLY