Beranda Kesehatan STIKes Ponpes Assanadiyah Luluskan 14 Orang D3 Kebidanan

STIKes Ponpes Assanadiyah Luluskan 14 Orang D3 Kebidanan

45
0
BERBAGI

PALEMBANG, Halosumsel – Pondok Pesantren Assanadiyah melaksanakan Sidang Senat Terbuka Wisuda ke XI Prodi Diplomat III (D3) Kebidanan,dihadiri oleh Dr.Nuril Furkan,M.pd. yang menjabat sebagai sekretaris LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) wilayah II,yang dilaksanakan di Hotel Beston Palembang Rabu (14/10/2021).

Nuril Furkan mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada teman-teman dari stikes Assanadiyah atas pelaksanaan wisuda tersebut.

“Kami apresiasi selamat kepada teman-teman dari Stikes Assanadiyah atas pelaksanaan ini memang terasa spesial karena ini sudah yang kesekian kali” ucapnya.

Nuril juga mengatakan bahwa sebenarnya yang pertama ketika diperlakukan aturan exit exam,Exit exam menjadi sebuah fenomena yang ditakuti mahasiswa dan lulusan karena mahasiswa akan dinyatakan lulus dari sebuah perguruan tinggi apabila telah lulus uji kompetensi setiap lulusan Diplomat III(D3) Kebidanan itu harus mengikuti ujian kompetensi indikatornya yaitu kalau mereka lulus ujian kompetensi baru mereka bisa wisuda karena berlaku aturan exit exam.

“Sebenarnya yang pertama ketika diperlakukan aturan exit exam jadi setiap lulusan D3 Kebidanan itu harus mengikuti ujian kompetensi indikatornya yaitu kalau mereka lulus ujian kompetensi baru mereka bisa wisuda kalau tidak tidak bisa wisuda, karena berlaku aturan exit exam alhamdulilah binaan siswanya 14 orang itu bisa lulus semua dan bisa diwisuda”ujarnya.

Nuril mengatakan baru ada perubahan yang dari akademi menjadi sekolah tinggi,kedepannya dari lembaga pendidikan tinggi berharap tidak hari ini saja bukan hanya Diplomat III(D3) kebidanan,bukan hanya Strata1(S1) administrasi kesehatan,tapi bisa mengusulkan untuk pembukaan prodi baru misalnya Strata1(S1) bidan,sama profesi kebidanan sehingga akan memberi pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan perguruan tinggi.

“teman-teman ini kan baru ada perubahan yang dari akademi ya menjadi sekolah tinggi ke depan ini kan tentu kita dari lembaga layanan pendidikan tinggi kan berharap tidak hari ini saja bukan hanya D3 kebidanan bukan hanya S1 administrasi kesehatan tapi kan bisa muncul mengusulkan untuk pembukaan prodi baru itu misalnya S1 bidan sama profesi kebidanan sehingga kita akan memberi pembinaan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan perguruan tinggi,fungsi kita disitu.”

Nuril berharap kepada stikes ini yang pertama bisa menambah prodi,proses pembelajaran nya berbasis IT,kemudian dari tingkat pendidikan dosen-dosen dan kompetensi yang harus dikembangkan.

“Harapan kami kepada stikes ini yang pertama bisa menambah prodi yang kedua proses pembelajarannya itu sudah berbasis IT karena zamannya sudah seperti itu,lalu kemudian dosen dosennya bisa ditingkatkan dari sisi dua sisi,sisi pertama adalah tingkat intel pendidikannya garis dua garis tiga dari sisi kedua kompetensinya yang harus dikembangkan,” tandasnya (ebi)

LEAVE A REPLY