Beranda Perisitiwa Satgas Pamtas RI-RDTL Ajarkan Anak-anak Perbatasan Manfaatkan Limbah Barang

Satgas Pamtas RI-RDTL Ajarkan Anak-anak Perbatasan Manfaatkan Limbah Barang

244
0
BERBAGI
BELU, HS-
Saat memberikan bantuan baju layak pakai dan buku untuk belajar, personel Pos Dafala Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ juga mengajarkan kepada anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa untuk memanfaaatkan barang limbah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual di Desa Dafala Kec. Tasifeto Kab. Belu NTT.
Hal ini di sampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M. di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Atambua NTT (27/10/2019).
Disampaikan Dansatgas, pelaksanaan kegiatan itu merupakan tugas Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ dibidang Binter Satnonkowil untuk membantu mengatasi permasalahan yang timbul dimasyarakat, salah satunya melalui pemberian bantuan baju layak pakai dan buku-buku pelajaran kepada warga masyarakat, serta memberikan ilmu pengetahuan tentang ide-ide kreatif dalam memanfaatkan barang limbah sehingga bermanfaat.
“Kegiatan ini dipimpin oleh Serda Surbakti bersama 4 orang personel lainnya, sesuai dengan SOP dalam melaksanakan suatu kegiatan di daerah penugasan, 2 orang personel kesehatan disiagakan dalam rangka menghindari sesuatu hal yang tidak kita inginkan,” ujar Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M.
“Sebagaimana kita ketahui, pada saat musim kemarau air sangat sulit untuk didapatkan, banyak masyarakat yang menggunakan air kemasan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, faktor lain masyarakat mengkonsumsi air kemasan karena kondisi air di Kabupaten Belu mengandung zat kapur yang tinggi, sehingga terdapat banyak botol bekas air mineral yang tidak sulit untuk ditemukan,” ungkapnya.
“Tidak hanya itu saja, di Kabupaten Belu banyak terdapat pengrajin kayu olahan pohon jati yang menghasilkan limbah dari pembuatan berbagai jenis barang seperti daun pintu, jendela, kursi, lemari dan tempat tidur,” terangnya lebih lanjut.
Seperti yang dilakukan personel Pos Dafala, lanjut Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M disamping membagikan baju dan buku, mereka juga memberikan ilmu kepada anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa untuk memanfaatkan botol bekas air mineral menjadi pot gantung dalam pembuatan taman dan memanfaatkan limbah hasil olahan kayu menjadi lukisan-lukisan yang memiliki nilai jual, diharapkan dengan kegiatan ini generasi Bangsa dapat membuat kreatifitas menggunakan bahan baku yang banyak terdapat di daerah mereka.
Titus (10) salah satu peserta kegiatan menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan baju, buku dan ilmu yang telah diberikan personel Pos Damar.
“Saya dan teman-teman mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah memberikan baju, buku dan ilmu untuk membuat kerajinan tangan, kami juga akan mulai mengumpulkan botol bekas untuk membuat taman di rumah dan mencari kotoran kayu untuk membuat lukisan,” ungkapnya.
Serda Komang selaku personel Pos Dafala menyampaikan bahwa ilmu selayaknya diberikan pada anak usia dini, karena daya ingat mereka masih kuat untuk belajar.
“ini merupakan salah satu upaya kami kepada anak-anak selaku generasi penerus Bangsa, untuk memacu kreatifitas mereka dalam berkarya mengisi kemerdekaan, semoga kedepannya karya-karya mereka memiliki nilai jual yang tinggi,” harapnya.rel

LEAVE A REPLY