Beranda Muara Enim PT BSP Terkesan Ingkar, Ratusan Warga Pasang Plang Jalan Produksi

PT BSP Terkesan Ingkar, Ratusan Warga Pasang Plang Jalan Produksi

246
0
BERBAGI

Muara Enim Halosumsel-

Hampir satu bulan lalu masyarakat Desa Darmo kecamatan Lawang Kidul melakukan Aksi Demo di lokasi PT Bumi Sawindo Permai BSP kecamatan Tanjung Agung  Kabupaten Muara Enim dan.pada hari ini ratusan masyarakat Tanjung Agung   melakukan aksi serupa yang menuntut agar Lahan Desa Atau tanah ulayat yang di klaim masyarakat seluas Enam ratus Hektar kepada PT Yang menjadi cucu PT Bukit Asam Tbk  tersebut. Senin  (18/11/19).

Ratusan masyarakat dari berbagai desa yang datang ke lokasi Perkebunan PT BSP langsung debgan.khusyuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan orasi dilanjutkan dengan.pemagararan lokasi area yang di klaim masyarakat

Dari keterangan berbagai massa  menuntut agar Lahan ulayat di.keluarkan dari HGU PT BSP .dan minta pula agar Tim 9 yang dibentuk sebelumnya supaya dibubarkan karena dinalai tidak amanah.

Mustofa Azhar salah satu Tokoh Masyarakat asal Tanjung Agung menyebut bahwa sejak yahun 1990
Masyarakat Tanjung Agung minta bantuan ke gubernur Sumsel  mengenai rimba peramuan,  dan ditindaklanjuti gubernur melalui surat ke Bupati dengan no 593/1994/I/1990 tertanggal 23 April 1990 tentang hutan ramuan yang dirusak.

Dan selanjutnya ditindaklanjuti bupati memberikan syarat sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati oleh PT BSP dengan pemerintah Desa Tanjung Agung dengan 4 poin kesepakatan tetapi yang dipenuhi hanya satu point yautu pembangunan sebuah masjid yang terletak di kampung 5, kata Mustopa Azar.

Mustofa manambahkan pula, pada tahun 2012 gejolak masyarakat kembali terjadi berjalan nya waktu sampai pafa  Akuisisi PT BSP oleh PT Bukit Asam Tbk
Namun  Surat sanggahan dari masyarakat sama sekali tidak diindahkan oleh PT Bukit Asam.

Kemudian Masyarakat minta bantuan Pemkab Muara Enim dan dihadiri ,Dirum, GM UPTE PTBA untuk menanyakan surat pemberitahuan tersebut adapun jawaban dari Pemkab dan PTBA mengakuisisi beserta masalah masalah dan seluruh permasalahan akan diselesaikan,” Tambah Mustofa..

Dikonfirmasi Humas PT BSP Piliandri malam ini menyampaikan bahwa Dari perusahaan dalam hal ini pak Uman Pujono selaku dirut OT BSPb, mengatakan bahwa terkait lahan ulayat ini sudah diakomodir dan di mediasi oleh bapak bupati Muara Enim dengan 8 poin kesepakatan ada tgl 4 november 2015 dan kedua belah pihak telah sepakat untuk membentuk team 9.

Ditambahkan Piliandri pula bahwa fihaknya melalui pak Kanthi Miarso selaku direktur operasi produksi PT BSP, menegaskan supaya pagar yang dibuat oleh warga untuk dibongkar atau pihak perusahaan akan melakukan gugatan .tegasnya.(jazzi)

LEAVE A REPLY