Beranda Hukum Polisi Masih Menunggu Korban Lainnya Melapor

Polisi Masih Menunggu Korban Lainnya Melapor

370
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

Sampai saat ini penyidik reskrim Unit Pidana Khusus Polresta Palembang masih terus menunggu laporan baru korban penipuan CPNS dengan sejumlah uang yang menyeret nama Irawan Lemi S PSi MSi warga Jalan Swadaya Komplek Patal II Blok B No 03 Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning.

“Mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini korban penipuan yang menyeret nama IW melapor lagi. Memang kami sudah memanggil pelaku AF untuk menghadap ke penyidik. AF memenuhi panggilan itu ditemani isterinya. Dengan membawa surat keterangan dari dokter bahwa AF sedang dalam kondisi tidak sehat (sakit stroke_red) kami tidak bisa mengambil keteranganya secara maksimal. Memang dia diijinkan berobat jalan, tapi untuk saat ini kami belum bisa ambil keterangannya,” jelas Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH.

Tidak ingin pemeriksaan sia-sia, penyidik mencoba menggali keterangan dari isteri AF.

“Menurutnya, dia tidak tahu soal bahasan IW dengan suaminya. Namun, keterangan IW menyebutkan, AF inilah yang bertugas mengurus ke Jakarta. Kunci kejadian ini di AF tapi kami belum bisa memeriksanya, karena ada urat syaraf dikepalanya yang mati, itu terlihat dengan bahasa tubuh isterinya yang menyampaikan kepada AF setiap pertanyaan penyidik,” ujarnya.

Dari kejadian ini, penyidik berhasil menyita satu lembar list nama PNS yang sudah diangkat statusnya.

“Panduan dari kertas itulah, setelah dicek ternyata fiktif. Nama-nam yang tercantum di kertas itu palsu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, berbagai upaya perdamaian yang ditempuh tersangka Irawan Lemi S PSi MSi warga Jalan Swadaya Komplek Patal II Blok B No 03 Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning sepertinya harus terpending. Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan penyidik Unit Pidana Khusus, tetap saja korban dari ulah oknum PNS yang bertugas di BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kota Palembang ini terus berdatangan untuk melaporkannya dalam kasus penipuan CPNS hingga korbannya mengalami kerugian yang bervariasi, Selasa (17/5) sore.

Tidak tanggung-tanggung, ulah dari tersangka inipun berhasil mengait 40 korbannya. Pemeriksaan yang dilakukan secara estafet ini, terus saja dilangsungkan penyidik hingga berkas lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan.

Tersangka Irawan Lemi S PSi MSi warga Jalan Swadaya Komplek Patal II Blok B No 03 Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning harus berurusan dengan pihak berwajib.

Pasalnya, tersangka dilaporkan korban Erdawati, atas dasar penipuan PNS yang menelan dana sebesar Rp 200 juta, ketika berada di rumah Ibu Bhartyda, Jalan Kapten A Rivai RT 26 Kecamatan Ilir Barat I pada Senin (2/12) tahun 2015 lalu.

Dalam laporannya, korban yang tinggal di Prumnas Talang Kelapa Blok VI No 852 RT 23 RW 11 Kecamatan Alang Alang Lebar menjelaskan, semula dirinya meminta bantuan pelaku untuk meloloskan anaknya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kejadian serupa juga dialami Azmatul Aini. Untuk korban yang ini, pelaku sukses membawa dua lembar surat tanah berbentuk akta notaris atasnama korban dan Riduan, untuk meloloskan anaknya menjadi PNS dengan uang pelicin sebesar Rp 150 juta pada tanggal 5 Febuari 2012 silam, pukul 09.00 WIB. (agustin selfy)

LEAVE A REPLY