Beranda Hukum Penyidik Tetapkan Tersangka Berdasarkan Bukti dan Saksi

Penyidik Tetapkan Tersangka Berdasarkan Bukti dan Saksi

553
0
BERBAGI
marully pardede

Halosumsel.com-

Menindaklanjuti adanya perkara pengeroyokan dan perusakan yang terjadi di Jalan Kadir TKR Lorong Terusan No 417 / 418 RT 16 RW 04 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Ilir Barat II pada Sabtu (11/6) pukul 18.00 WIB, penyidik Unit Pidana Umum Polresta Palembang positif menetapkan lima tersangka. Tentunya status tersebut disandang dengan alat bukti dan keterangan saksi yang sudah diambil pemeriksa.

“Kita tidak asal menetapkan status. Setelah melakukan pemeriksaan beberapa saksi, di dukung alat bukti yang ada, barulah kita tetapkan statusnya saksi ataupun tersangka. Dalam kasus ini, kami menetapkan lima tersangka yang terlibat dalam kasus pengeroyokan dan pengerusakan rumah milik Ali Murod,” jelas Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH kepada awak media, kemarin.

Dari kelima tersangka, salah satunya akan dijerat pasal berlapis.

“Ya, salah satu diantara mereka akan kami jerat pasal berlapis, yaitu tersangka JN. Pada tersangka JN ini kami jerat dengan Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api Jo pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan Jo 160 KUHP tentang provokasi dengan ancaman diatas lima tahun. Sementara, satu tersangka lagi yang bernama Yd, sudah kami sudah kami serah terimakan ke penyidik sat narkoba untuk ditindaklanjuti lebih jauh. Kini situasi disana sudah kondusif, namun kami masih menempatkan beberapa anggota untuk bergantian mengelilingi lokasi tersebut untuk menghindari serangan balik atau kejadian serupa,” ungkap ayah dua anak ini serius.

Tidak lupa, mantan Kasat Reserse Narkoba Polresta ini menambahkan agar masyarakat dan pejabat pemerintah setempat dapat perpartisipasi dalam memberikan informasi dan turut menjaga lingkungannya.

“Ya, hendaknya masyarakat setempat tidak mudah terprovokasi. Apapun informasinya, segera laporkan ke pihak berwajib atau ketua RT, Lurah maupun Camat setempat. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita,” jelasnya penuh harap.

Dengan sigap, Satuan Reskrim Polresta Palembang dan Polsek Ilir Barat II berhasil menangkap satu persatu dari pelaku pengeroyokan sekaligus pengerusakan rumah milik Ali Murod, Jalan Kadir TKR Lorong Terusan No 417 / 418 RT 16 RW 04 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Ilir Barat II pada Sabtu (11/6) pukul 18.00 WIB.

Junaidi alias Jon (42) warga Jalan Kadir TKR Lorong Penghulu RT 38 RW 07 No 38 Kecamatan, Joni Damara (40) warga Jalan Kadir TKR Lorong Jambu RT 26 RW 08 Kelurahan 36 Ilir, Ujang (48) warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lorong Langgar Merdeka RT 19 No 19 Kelurahan 35 Ilir, Ombang Kosandra (33) warga Jalan Kadir TKR Lorong Jambu RT 26 RW 08 Kelurahan 36 Ilir dan Yudi berikut barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan dan tiga bilah senjata tajam sekaligus narkoba dibawa ke Mapolresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian ini sendiri diperkuat dengan adanya laporan dari Benny Suryadi (29) yang melaporkan Jailani, Taufik, John, Aan, Ombang, Ujang, Jul dan Jili ke Mapolresta Palembang, atas dasar pengeroyokan dan perusakan terhadap rumah Ali Somad dan melukai Wandi, Guntur dan Yopi.

Dalam pengaduannya, sebelum kejadian dirinya bermaksud menutup bengkelnya. Sempat terlihat terjadi keributan antara Wandi dan Taufik.

“Setahu saya pak, Wandi mengejar Taufik. Lalu, Taufik lari kemudian mendatangi Wandi dengan membawa pelaku lainnya. Diantara mereka ada yang membawa senpi, tombak dan pedang. Sambil menembak ke arah atas, mereka mencari Wandi. Ketika dapat, Jailani menembak Wandi dikedua kakinya dan membacok tangan kiri. Yopi yang saat itu baru keluar dari rumah, tanpa basa-basi juga dibacok hingga tangan kiri dan kanannya terluka. Kemudian, Guntur yang baru saja pulang kerja juga jadi sasaran pelaku. Mereka menusuk Guntur sebanyak enam lobang dibagian punggung,” urai warga Jalan Kadir TKR Lorong Terusan No 417 RT 16 RW 04 Kelurahah 36 Ilir.

Ketika diwawancarai, tersangka Junaidi mengaku kalau dirinya gelap mata melihat adik kandungnya, Jailani sudah terluka.

“Sore itu saya baru pulang kerja. Melihat adik saya terluka parah, saya pinjam senpi dari Aba Hasan. Saya tembak dikedua kakinya, karena kesal,” ungkap ayah empat orang anak ini.

Sedangkan tersangka Joni Damara, mengaku dirinya tidak tahu menahu dan tidak terlibat dalam urusan ini.

“Saya tidak tahu kenapa saya ikutan dibawa ke sini pak,” ujarnya penasaran.

Lain lagi pengakuan tersangka Ombang. Menurutnya, hanya bela teman dan tetangga.

“Kedua belah pihak itu memang saya kenal, mereka teman dan tetangga saya. Waktu kejadian saya ada bersama isteri di teras rumah. Mendapat kabar dari Ujang, saya bergegas munyuruh isteri untuk masuk dan sembunyi di rumah saudara Ujang. Saya tidak ingin polisi nanti banyak bertanya kepada isteri saya,” jelasnya.

Dalam waktu bersamaan, Satuan Reskrim Polsek Ilir Barat II juga berhasil mengamankan Yudi. Dengan barang bukti berupa, lima paket shabu, satu butir pil ekstasi, satu timbangan digital dan satu bal plastik transparan. Tanpa buang waktu, tersangka inipun digelandang ke Mapolresta untuk menjalani pemeriksaan.

“Benar, saat kami gerbek dari tangan Yudi kami temukan sejumlah barang bukti narkoba. Jujur saja, Yudi dan Ombang itu sudah menjadi Target Operasi (TO) kami dalam kasus narkoba. Penanganan kasusnya akan dibawa ke Polresta Palembang,” imbuh Kanit Reskrim Ilir Barat II Palembang, Ipda Joni Palapa SH. (agustin selfy)

LEAVE A REPLY