Beranda Metropolitan Peningkatan Sumberdaya Manusia Melaui Pariwisata

Peningkatan Sumberdaya Manusia Melaui Pariwisata

412
0
BERBAGI

Halosumsel.com –

Melihat luasnya potensi pariwisata di Sumatera Selatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana mendirikan sekolah pariwisata yaitu Sekolah Tinggi Pariwisata Negeri Palembang. Dengan dibangunnya sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan kesejahteraan terutama melaui potensi pariwisata Sumsel.

                “Diharapkan pembangunan Sekolah Tinggi Pariwisata Negeri Palembang dapat meningkatkan nilai tambah kesejahteraan masyarakat” ujar Mukti Sulaiman Sekretaris daerah Sumsel dalam rapat persiapan pembangunan Sekolah Tinggi Pariwisata Negeri Palembang yang bertempat di ruang rapat Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan pada Hari Jumat 22 Januari 2016.

                Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat berharap adanya sekolah ini, melaui Sekedanya Gubernur mengatakan “ Gubernur sangat menginginkan sekolah ini berdiri di Sumatera Selatan” uangkapnya.

                Masalah biaya, Mukti mengatakan kemungkinan ada biaya yang harus dikeluarkan oleh para mahasiswa namun itu belum pasti karena akan dibicarakan lagi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Perguruan Tinggi (Dikti)

                “Masalah Pembiayaan kalau sekolah itu diminati mahasiwa akan dipungut bayaran, dan namun pemerintah akan menyedikan fasilitas-fasilitas lain, berapa biayanya itu akan lebih lanjut dibicarakan dengan dikti, bahkan akan disedikan beasiswa tentu dengan persyaratran tertentu”tandasnya.

                Untuk sementara Sekolah ini akan mengunakan rusunawa sebagai tempat transisi “untuk saat ini hanya itu yang tersedia, sambil mengunggu bangunan baru” ujar Mukti.

                Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga dalam penyampaiannya mengatakan sekolah akan dibagun di Jakabaring “sekolah akan dibangun di Jakabaring dengan luas lahan 20,33 Ha2 dengan dana Rp. 20 Miliar” tandasnya.

                Pembangunan Sekolah Tinggi Pariwisata Negeri Sriwijaya ini akan di kordinir dan dibantu oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung yang sudah berdiri hampir selama 64 tahun. Prof. Anang Sutoyo sebagai Ketua STP Bandung mengatakan tentunya akan ada tantangan yang mungkin dihadapai dalam pembangunan.

                “Akan ada tantangan yang mungkin dihadapi seperti harus ada 6 dosen dengan pendidikan S2 pariwisata, 30 dosen pendidikan S2, selanjutnya yang mungkin menjadi masalah adalah harus memiliki status Hak Pakai yang dibuktikan dengan sertifikat Hak Pakai atas nama Pemerintah yang digunakan untuk Perguruaan Tinggi Negeri” Ujarnya.

                Selain dari STP Bandung, tenaga ahli atau pengajar juga akan dibantu oleh Leeds Beckett University Inggris yang sudah berpengalaman dalam pendidikan terutama dalam pendidikan even khusus rekreasi dan olahraga.

                Prof. David Hind selaku kepala pengajar pariwisatan dibidang even rekreasi dan olahraga Leeds Beckett University Inggris sangat mendukung dan siap membantu dalam hal tenga pengajar.

                “Kami memiliki kerjasama yang kuat dengan STP Bandung, kita kan berusaha bekerja sama dalam pembangunan ini, Leeds Beckett University Siap membantu” tandasnya.

                Lanjut Ia juga mengatakan jika Leeds Beckett University juga mendukung Asian Games, dan Sudah berpengalaman dalam penyelengaraan Olimpiade Londong 2012 lalu.

                “Mendukung Asian Games 2018 Palembang, kami memiliki kontribusi dalam Olimpiade London 2012” ungkapnya.(sofuan/rel)

LEAVE A REPLY