Beranda Perisitiwa Pangdam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Terpadu Suku Anak Dalam Sarolangun Jambi

Pangdam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Terpadu Suku Anak Dalam Sarolangun Jambi

656
0
BERBAGI

Halosumsel

Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., kembali melakukan kunjungan kerjan di wilayah Korem 042/Gapu (Garuda Putih) Provinsi Jambi. Kunjungan kali ini difokuskan ke wilayah Desa Lubuk Jering Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun, tepatnya di Kawasan Taman Nasional Bukit 12 yang dihuni oleh Masyarakat Suku Anak Dalam (SAD).

Kehadiran Pangdam II/Swj untuk kesekian kalinya ke wilayah Taman Nasional Bukit Dua Belas, Kamis (26/4/2018) dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan kawasan terpadu SAD ini didampingi oleh Bupati Sarolangun Drs. H. Cek Endra, Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Rionardo, Asops Kasdam II/Swj Kolonel Inf Andre Saputro dan Kasrem 042/Gapu Letkol Arh Hari Sasono Utomo, dengan menggunakan Heli Bel 412 TNI AD. Setiba di lokasi, rombongan disambut hangat oleh para pejabat Forkompinda Kabupaten Sarolangun, Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, Pejabat SKPD Kabupaten Sarolangun dan pejabat terkait, masyarakat setempat dan Warga SAD termasuk para Tumenggung (Ketua Suku).

Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun menyampaikan terimakasih atas kepedulian TNI khususnya Kodam II/Sriwijaya terhadap kondisi kehidupan Warga SAD dan upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini oleh prajurit Kodam II/Sriwijaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan Warga SAD. Drs. H. Cek Endra juga menjelaskan bahwa Pemkab Sarolangun siap untuk mendukung program Karya Bhakti yang diprakarsasi oleh Kodam II/Sriwijaya di wilayah kawasan Bukit Dua Belas tersebut, sehingga telah mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan Tahun 2018.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya selain memberikan sambutan juga menyempatkan untuk memaparkan Konsep Pembangunan Kawasan Terpadu dihadapan masyarakat dan warga SAD melalui Videotron yang disiapkan di tempat acara. Kodam II/Sriwijaya sengaja menyiapkan sarana Audio Visual sehingga pesan-pesan yang disampaikan oleh Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos dapat diterima dengan baik oleh masyarakat khususnya warga SAD. Melalui pemutaran film berdurasi sekitar 10 menit dan penjelasan detail oleh Pangdam II/Sriwijaya tersebut, warga SAD yang hadir dengan mudah dapat menangkap keinginan Kodam II/Sriwijaya untuk menyetarakan kehidupan Warga SAD, baik melalui pembangunan fisik maupun non fisik. Tujuan pembangunan Kawasan Terpadu SAD diatas lahan seluas 10 Hektar ini menurut Pangdam II/Sriwijaya adalah semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan Warga Suku Anak Dalam sekaligus menyetarakan statusnya sehingga sejajar dengan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sesuai dengan Site Plan, nantinya dalam kawasan tersebut secara bertahap akan dibangun lapangan sepakbola, balai serba guna sebagai tempat untuk berkumpul dan bersosialisasi antar warga SAD, balai pengobatan dan informasi sebagai pusat layanan kesehatan serta informasi kepada warga SAD, tempat ibadah, rumah panggung untuk Warga SAD, MCK Komunal dan di areal tersebut nantinya juga dilengkapi dengan Demplot-Demplot sebagai media untuk mengenalkan teknik pertanian, peternakan hingga perkebunan kepada Warga SAD yang selama ini dikenal memenuhi kehidupannya dengan berburu di hutan.

Yang tidak kalah menariknya, dalam momen ini Pangdam II/Sriwijaya juga memberikan kesempatan kepada beberapa warga SAD untuk menyampaikan testimoni dihadapan para undangan. Prada Budi, salah satu remaja dari SAD yang saat ini telah berdinas sebagai prajurit TNI AD bersama orang tuanya, dalam testimoninya mengucapkan terima kasih kepada Pangdam II/Sriwijaya khususnya Babinsa setempat yang telah membimbing anaknya dengan penuh ketekunan sehingga berhasil lulus menjadi prajurit TNI. Prada Budi, yang kini aktif berdinas di Yonif 142/Ksatria Jaya juga mengajak kepada para remaja setempat untuk mengikuti jejaknya, berani keluar dari lingkungan terisolir untuk mengabdi kepada Bangsa dan Negara melalui jalur kemiliteran. Sementara itu H. Zaenal, yang sempat bersujud sebagai ungkapan terimakasih dan bersyukur atas kepedulian Pangdam II/Sriwijaya dalam mengangkat derajat warga SAD, sambil menangis memeluk pimpinan TNI AD di Kodam II/Sriwijaya menjelaskan bahwa sebelumnya warga SAD pernah disiapkan perumahan, namun karena kondisinya tidak sesuai dengan keinginan warga sehingga silih berganti ditinggalkan oleh warga SAD.

Mantan Tumenggung SAD yang telah memeluk agama Islam ini yakin bahwa konsep perumahan kali ini telah sesuai dengan keinginan warga SAD (rumah panggung), selain itu ia juga berharap agar semakin banyak warga SAD yang bisa menjadi anggota TNI. Pangdam II/Sriwijaya menyampaikan bahwa ia bersama Bupati sebagai kepanjangan pemerintah pusat ingin agar masyarakat SAD dapat hidup seperti masyarakat yang lain, orang tua bisa mendidik anak-anaknya dengan baik sehingga kelak bisa menjadi prajurit TNI/Polri bahkan menjadi Camat, sehingga ketulusan hati ini hendaknya didukung oleh seluruh masyarakat. Itulah yang mendorong Kodam II/Sriwijaya agar inspirasi ini bisa segera terwujud.

Pada acara tatap muka tersebut, atas ketulusannya dalam memberikan perhatian kepada warga SAD selama ini, Pangdam II/Sriwijaya yang disebut oleh warga setempat sebagai “Rajo Tentro” mendapatkan hadiah kalung adat. Tatap muka ditutup dengan pemberian bingkisan Sembako oleh Pangdam II/Sriwijaya kepada anak-anak dan warga SAD, sebagai bentuk tali asih serta kepedulian prajurit Kodam II/Sriwijaya kepada warga SAD.

Puncak acara yang digelar di tengah-tengah areal kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas ini, ditandai dengan peletakan batu pertama Balai Serbaguna dan Musholla (tempat ibadah) sebagai awal dimulainya proses pembangunan kawasan Terpadu SAD sinergitas Kodam II/Sriwijaya dengan Pemkab Sarolangun oleh Pangdam II/Sriwijaya didampingi Bupati Sarolangun. Selain itu juga Pangdam II/Sriwijaya beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk meresmikan fasilitas MCK Komunal swadaya Korem 042/Gapo, yang berlokasi di dalam kawasan dan telah dituntaskan pembangunannya serta dilanjutkan dengan peninjuan lokasi rencana pembangunan Kawasan Terpadu SAD.

(Rilis)

LEAVE A REPLY