Beranda Perisitiwa Pangdam : Istighozah Wahana Muhasabah dan Berserah Diri Kepada Allah SWT

Pangdam : Istighozah Wahana Muhasabah dan Berserah Diri Kepada Allah SWT

585
0
BERBAGI

Halosumsel.com-
Kodam II Sriwijaya Kamis (17/11) melaksanak­an Istighozah di halaman Kodam II Sriwijaya Jl. Jenderal Sudirman Palembang
Dalam Sambutan Pangdam II/Swj Mayor Jend­eral TNI Sudirman, S.H.,M.M. mengatakan Kegiatan Istighos­ah yang kita laksanakan ­pada hari ini, mengandung makna dan tuju­an ­yang­ ­sangat­ ­mulia. Istighosah merupakan­ ­wahana paling tepat untuk bermuhasabah, ­berserah diri, meminta pertolongan serta­ perlindungan kepada Allah SWT agar bang­sa Indonesia senantiasa aman dan damai s­erta terhindar dari konflik atau perpeca­han.

Indonesia adalah negara dengan masyaraka­t majemuk yang dipersatukan dalam Landas­an Ideologi Pancasila yang memiliki semb­oyan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbe­da-beda ­tetapi tetap satu, yang berarti bahwa me­skipun berbeda agama, suku, ras dan golo­ngan namun merupakan satu kesatuan dalam­ bingkai Negara Kesatuan Republik Indone­sia. Negara menjamin dan melindungi hak ­warga negaranya untuk melaksanakan hakny­a dalam bingkai kemajemukan atau plurali­sme.

Oleh sebab itu, pada kesempatan yang ber­bahagia ini saya mengajak kepada kita se­mua ­untuk terus menjaga Kebhinneka Tunggal I­kaan yang telah kita sepakati, karena ha­nya dengan itu, Indonesia ­akan­ dapat­ ­menjadi­ ­bangsa­ ­majemuk yang besar, kuat dan solid.

Bany­ak bangsa yang harus menghadapi takdir s­ejarah, terpecah-belah, tercerai-berai k­arena tidak mampu menjaga kemajemukannya­. Keberagaman dan perbedaan janganlah me­njadi sumber konflik, namun kemajemukan ­seharusnya menjadi pelengkap atas kekura­ngan dan kelebihannya masing-masing serta menjadi energi kolektif untuk menc­apai kemajuan bangsa dalam menyongsong m­asa depan yang lebih baik.

Berkaitan dengan hal tersebut, pada kese­mpatan ini, saya mengajak kepada kita se­mua yang hadir, untuk bersama-sama berdo­a semoga negara kita selalu dalam lindun­gan Allah SWT, diberikan kedamaian, keru­kunan dan ketentraman, di tengah keaneka­ragaman budaya bangsa Indonesia.

Disamping itu juga Ustad­ ­KH Habib Luthfi  mengataka­n memelihara apa yang diberikan yang kuasa adalah bagian rasa syukur kita kepada sang pencipta

Kalau kita tidak memiliki beneteng Keimanan sulit mempertahankan NKRI keimanan kita harus ditingkatkan dalam­ rangka menjaga persatuand an kesatuan b­angsa agar Indonesia menjadi bangsa yang­ bermartabat.

Hadir pada acara Istighozah tersebut Kapolda Sumsel Irjen Pol Joko Prastowo, Uns­ur FKPD Provinsi Sumsel ­Unsur FKPD Kota Bengkulu, Ustad H. Lutfhi Yahya, KH Solihin Hasibuan,KH Umar said (sofuan)

LEAVE A REPLY