Beranda Kriminal Laporan Penganiayaan Yang Diduga Dilakukan Oknum Polisi Di terima Propam Polda Sumsel

Laporan Penganiayaan Yang Diduga Dilakukan Oknum Polisi Di terima Propam Polda Sumsel

404
0
BERBAGI

Halosumsel.com –

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh anggota Satres Narkoba Polresta Palembang yang menyebabkan tewasnya korban bernama Rahmat Firdaus (40) salah satu tersangka dalam kepemilikan paket ganja, terus berlanjut.

Kakak korban, yakni Ridho (41) yang kemarin laporannya sempat ditolak, kini kembali melaporkan ke Unit Propam Polda Sumsel bersama keluarga dan kuasa hukumnya, kamis (21/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kuasa Hukum Korban Ridho Junaidi.SH.MH saat ditemui sejumlah wartawan mengatakan, jika laporan dari pihak kliennya kini sudah diterima, dengan melaporkan salah satu anggota Satres Narkoba Polresta Palembang berinisial BJ berpangkat Iptu yang diduga telah menganiaya korban (Firdaus-red), hingga tewas dengan luka lebam disekujur tubuhnya.

“Laporan kita sudah diterima, setelah kemarin sempat ditolak karena belum melengkapi beberapa berkas. Saat ini kita akan terus memantau perkembangan kasus ini, serta meminta pihak rumah sakit untuk memberikan hasil otopsi” ungkap Ridho.

Disinggung mengenai penyebab kematian korban dari hasil otopsi, Ridho menjelaskan, jika dari keterangan pihak polisi bahwa korban tewas akibat overdosis. Namun, ia dan pihak keluarga merasa ada kejanggalan terkait banyaknya sejumlah luka lebam di sekujur tubuh korban. Dan sampai saat ini pihak dari klientnya belum menerima hasil otopsi dari rumah sakit,”ujarnya

“Kalau dari keterangan pihak kepolisian, korban tewas akibat overdosis, tapi tidak mungkin bisa menyebabkan sejumlah luka lebam sampai bagian mata mengeluarkan darah” jelasnya.

Senada dengan itu, kakak Korban yakni Ridho berharap agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus yang menyebabkan nyawa adiknya tersebut hilang.

“Saya berharap sekali kalau kasus ini segera menemukan titik terang, karena sampai saat ini kami dari pihak keluarga belum mendapatkan kepastian” ujarnya.

Terkait hal itu Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Hendro Wahyudi mengatakan, jika laporan tersebut masih dalam dugaan, karena pihaknya masih perlu mendalami dulu kasus tersebut. Namun pihaknya telah menerima laporan dari pihak keluarga korban.

“Kita dalami dulu, karena ini masih dalam dugaan. Untuk saat ini kita akan mendalami dulu laporan pihak keluarga korban” tukasnya. (meida sari)

LEAVE A REPLY