Beranda Ogan Komering Ulu Koramil 02 Peninjauan, Patroli Gabungan Cegah Covid-19

Koramil 02 Peninjauan, Patroli Gabungan Cegah Covid-19

70
0
BERBAGI

Baturaja, Halosumsel-

WhatsApp Image 2021-08-22 at 11.40.05 (2).jpeg
WhatsApp Image 2021-08-22 at 11.40.05 (1).jpeg
WhatsApp Image 2021-08-22 at 11.40.05.jpeg

Segala upaya dilakukan petugas gabungan TNI – POLRI serta pemerintah Kab. OKU guna mengendalikan penyebaran Covid-19. Kali ini Koramil 02/Peninjauan beserta Polres OKU, BPBD, Satpol PP, Dishub dan pihak Kecamatan Baturaja kembali menggelar patroli malam di beberapa titik keramain yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan.

Diawali apel bersama petugas gabungan melaksanakan patroli dalam rangka Pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satu sasarannya adalah di tempat Cafe – cafe.

Dampak Covid-19 memukul semua sektor, utamanya bidang ekonomi. Perlu pemahaman bersama untuk menyikapinya agar ekonomi masyarakat tetap bertumbuh namun penyebaran virus Covid-19 dapat dicegah.

Babinsa Koramil 02/Peninjuan Sertu Hasri dan Sertu Musman mengatakan, pelaksanaan patroli dalam rangka PPKM bertujuan untuk pengendalian penyebaran Covid -19 dengan sasaran fasilitas publik dan tempat umum yang cenderung ramai pada malam akhir pekan.

“Kami juga menyampaikan himbauan kepada pedagang dan pengunjung untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terinveksi Covid-19,” ujarnya, Sabtu (21/08/2021). Malam pukul 21.00.Wib.

Sertu Hasri dan Sertu Musman menegaskan, pihaknya tidak bosan – bosannya mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan mematuhi 5 M. Sebab menurutnya, mencegah lebih baik daripada terinfeksi Covid-19, karena sampai saat ini belum ditemukan obatnya, kecuali patuh terhadap prokes. Adapun 5 M yang dimaksudkan adalah Memakai masker, Mencuci tangan memakai sabun di air yang mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.

Sementara itu Danramil 02/Peninjauan, Kapten Arm M. Fauzi menuturkan, yang terpenting bukanlah seberapa sering operasi yustisi digelar, namun kesadaran masyarakat untuk menjaga dirinya sendiri, keluarga dan lingkungan dengan menerapkan prokes.

“Itulah mengapa kami selalu mengedepankan pendekatan persuasif saat menggelar opersai yustisi,” tandasnya. Rilis

LEAVE A REPLY