Beranda Palembang KODAM II/SWJ GELAR UPACARA PERINGATAN HARI JUANG KARTIKA DI BKB

KODAM II/SWJ GELAR UPACARA PERINGATAN HARI JUANG KARTIKA DI BKB

353
0
BERBAGI

Halosumsel.com –

Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK), Kamis (15/12/2016) pukul 08.00 wib, ribuan prajurit TNI AD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Kodam II/Swj melaksanakan upacara yang digelar Kodam II/Swj di Pelataran Parkir Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

Adapun Tema yang diangkat dalam peringatan HJK tersebut adalah ; “ Melalui Hari Juang Kartika Kita Mantapkan Jati Diri TNI AD dan Kemanunggalan TNI – Rakyat Guna Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”. Tema ini mengandung makna bahwa TNI AD dengan jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional yang Profesional, senantiasa tumbuh berkembang dan berjuang bersama rakyat untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Sudirman, S.H., M.M. selaku Inspektur Upacara (Irup), membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono mengatakan, bahwa peringatan Hari Juang Kartika tahun 2016 diselenggarakan melalui upacara sederhana secara tersebar dan serentak di seluruh Indonesia.

“Upacara HJK merupakan refleksi dari jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional yang senantiasa harus manunggal dengan rakyat serta mengedepankan kepentingan masyarakat, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia diatas segala-galanya,” ujarnya.

“HJK pada hakekatnya dilandasi oleh sebuah peristiwa bersejarah penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang terjadi 71 tahun silam di Kota Ambarawa. Peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Palagan Ambarawa itu, telah membawa dampak politik secara Internasional dan menjadi momentum penting untuk menunjukkan eksistensi TNI AD sebagai penjaga tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“TNI AD juga meyakini bahwa TNI akan kuat jika senantiasa manunggal dengan rakyat, karena kekuatan TNI yang didukung oleh rakyat merupakan bentuk aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi Bangsa dalam ikut serta membela Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, para prajurit TNI juga diingatkan kembali beberapa poin amanat dari Jenderal Besar Soedirman, yaitu ; “Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasadku, tetapi jiwaku yang dilindungi benteng Merah Putih akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang dihadapi.

“Tentara bukan merupakansuatu kalangan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri diatas masyarakat”.

“Tentara hanya mempunyai kewajiban satu ialah mempertahankan kedaulatan Negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara takut memegang kewajibannya itu. Lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh tunduk kepada pimpinan atasannya, dengan ikhlas mengerjakan kewajibannya , tunduk kepada perintah pimpinannya. Inilah merupakan kekuatan dari suatu tentara”.

“Kamu sekalian telah bersumpah bersama-sama rakyat seluruhnya, akan mempertahankan kedaulatan Negara Republik kita dengan segenap harta benda, dengan jiwa raga, jangan sekali-kali diantara tentara kita ada yang menyalahi janji menjadi penghianat Nusa, Bangsa dan Agama”.

“Harus senantiasa ingat bahwa, tiap-tiap perjuangan tentu memakan korban tetapi kamu sekalian telah bersumpah, ikhlas mati sebagai Kusuma Bangsa”.

“Meskipun kamu dapat dilatih jasmani yang sehebat-hebatnya, tidak akan berguna jika kamu mempunyai sifat menyerah. Tentara akan timbul dan tenggelam bersama-sama Negara.

“Anak-anakku tentara Indonesia, kamu bukanlah serdadu sewaan, tetapi prajurit yang berideologi yang sanggup berjuang dan menempuh maut untuk keluhuran Tanah Airmu”.

“Percaya dan yakinlah bahwa, kemerdekaan suatu Negara yang didirikan diatas himpunan runtuhan ribuan jiwa, harta benda dari rakyat dan bangsanya tidak akan dapat dilenyapkanoleh manusia siapapun juga.

“Berjuang terus, Insya Allah, Tuhan melindungi perjuangan suci kita, Janji sudah kita dengungkan, tekad sudah kita tanamkan, semua ini tidak akan bermanfaat bagi tanah air kita, apabila janji dan tekad ini tidak kita amalkan dengan amalan yang nyata”, ujarnya.

Dalam rangkaian upacara peringatan HJK TNI AD ini digelar juga Panggung Hiburan dan Pasar Murah di Halaman Parkir BKB depan Kesdam II/Swj Palembang.

Upacara Hari Juang Kartika ini dihadiri oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Marga Taufiq, S.H., M.M., Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Asep Suhendar, Plt. Sekda Prov. Sumsel, Drs. H. Joko Imam Sentosa, M.M., Irdam II/Swj Kolonel Inf Suko Basuki, Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arif Wibowo, para Perwira Staf Ahli Pangdam, Para Dan /Ka Balakdam II/Swj, Para Dansat jajaran Kodam II/Swj, para Veteran, Organisasi Massa dan Tokoh Masyarakat Sumsel.

(Sofuan/rel)

LEAVE A REPLY