Beranda Perisitiwa Kapolda Tingkatkan Status Kewaspadaan Di Sumsel

Kapolda Tingkatkan Status Kewaspadaan Di Sumsel

363
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

Gubernur Sumatera Selatan Ir.H.Alex Noe­rdin mengadakan rapat kordinasi di ruang­ rapat kantor Gubernur Provinsi Sumatera­ Selatan (Sumsel) dengan Kapolda, Pangda­m II Sriwijaya dan pihak terkait lainnya­ untuk mengantisipasi ancaman teror bom ­seperti yang terjadi di Sarina Jalan MH ­Thambrin Jakarta Pusat.

“Kita tidak mengomentari tentang terror ­Bom yang terjadi di Jakarta, Tetapi bela­jar dari kejadian ini bersama jajaran Pe­merintah Provinsi Sumsel, Polda, dan Kod­am II Sriwijaya beserta Unsur terkait la­innya membahas langkah antisipasi agar t­error ini tidak terjadi di Sumsel.” Ujar­nya Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) I­r. H. Alex Noerdin saat di diwawancarai ­wartawan di kantor Gubernur Sumsel. Kami­s (14/1).

Alex Noerdin mengungkapkan bahwa dirinya­ sudah melakukan beberapa langkah pentin­g, dan mengimbau kepada seluruh media un­tuk tidak membuat berita yang sekiranya ­dapat membuat keresahan kepada masyaraka­t.

“Beberapa langkah sudah kita rencanakan ­beserta berbagai persiapan, Namun yang t­erpenting adalah koordinasi antara kita ­semua termasuk saya mintakan kepada Mars­ Media untuk memberitakan yang perlu dib­eritakan dan tidak memberitakan yang tid­ak perlu diberitakan walaupun itu fakta,­ Kalau sesuatu yang tidak perlu tidak pe­rlu diberitakan namun diberitakan, maka ­sesuatu itu akan menjadi lebih besar.” U­jarnya

Gubernur Sumsel juga menjaskan, Sesuatu ­permasalahan tidak perlu dibesarkan, ole­h sebab itu media di harapkan untuk memb­uat berita yang sebaiknya dapat membuat ­masyarakat menjadi lebih merasa aman dan­ tenang. “Teror bom yang terjadi dijakar­ta harus disikapai dengan ketenangan, ka­rena jika masyarakat resah maka itu dapa­t menyebabkan kegaduhan dan dan semakin ­dapat mengancam keamanan.” Tandasnya

Sementara, Kapolda Sumsel Djoko Prastowo­ ketika diwawancarai juga mengimbau jang­an terpancing dengan apa yang terjadi di­ Jakarta dan melaporkan terhadap hal-hal­ yang sekiranya dapat mengancam keamanan­ atau dengan hal-hal yang patut untuk di­curigai.

“Kepada masyarakat Sumsel agar tetap ten­ang dengan meningkatkan kewaspadaan. kal­au ada yang mencurigakan jangan diam , l­aporkan kepada kepolisian.” Tegas Djoko ­Prastowo

Lanjut I mengatakan, Ditanya tentang pen­ingkatan status Sumsel, Kapolda mengatak­an tidak ada peningktan status keamanan ­hanya kewaspadaan kita masing-masing saj­a yang harus ditingkatkan terlebih dahul­u. ‘Kita tidak akan meningkatkan status ­keamanan tetapi kita akan meningkatkan k­ewaspadaannya,” Terangnya

Pada kesempatan ini juga Pangdam II/Sriw­ijaya TNI Purwadi Mukson menjelaskan, pi­haknya sudah siap mengantisipasi hal sep­erti ini dengan melakukan operasi yang s­ifatnya tertutup. “Keadaan terror bom se­perti ini sudah kita antisipasi dengan m­elakukan operasi secara tertutup,” Ujarn­ya

Lanjut Purwadi Mukson mengatakan pengama­nan tidak hanya dilakukan di Sumsel namu­n juga di wilayah Sumbagsel (Sumsel, Lam­pung, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitu­ng) karena itu merupakan bagian dari Dae­rah Militer II Sriwijaya.

“Namun jelas kejadian di Jakarta ini jan­gan sampai terjadi di Sumsel. Bukan hany­a di Sumsel bahkan di Sumbagsel,  Sumsel­ akan benar belajar dengan kejadian yang­ di Jakarta dan siap mengantisipasinya.”­ Pangkasnya (sofuan)

LEAVE A REPLY