Beranda Banyuasin Gejala Elnino Tahun 2017 Lebih Awal

Gejala Elnino Tahun 2017 Lebih Awal

534
0
BERBAGI

Halosumsel.com –

Diprediksi Februari 2017 akan mulai musim kemarau, hal ini disebabkan oleh gejala elnino menyebabkan kemarau lebih awal dari tahun lalu yang biasa terjadi bulan April.

“Kalau perkiraan dari BMKG bahwa akan terjadi elnino tahun 2017 yang kita lakukan antisipasi, karena gejalanya lebih awal, yakni Februari,” Kata Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengelohan limbah, Abas Kurib saat diwawancarai diruang kerjnya Senin (23/1).

Dikatakan Abas Kurib, Info BMKG tahun 2017 ini lebih kering dari tahun sebelumnya, dengan ditandai sedikitnya curah hujan. Antisipasi kebakaran lahan dan hutan yang berdampak pencemaran udara setiap desa telah dibentuk satuan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan melibatkan polisi dan TNI.

Jangan sampai terjadi lagi ada kabut asap seperti tahun lalu, dan mencegah lebih baik dari pada memadamkan api.

Bagi oknum oknum yang dengan sengaja atau lalai dan bersama sama membakar atau mencemari udara akan di sangsi UU 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengolahan lingkungan hidup dan diatur juga dalam UU perkebunan, barang siapa yang membakar lahan akan disangsi pidana dan denda.

Lalu untuk asap dari pabrik juga harus memenuhi baku mutu, atau tidak melewati ambang batas.  Kita siap-siap aja gejalanya lebih awal yakni bulan Februari nanti mengingat kemarau tahun 2017 diperkirakan akan lebih panjang dan lebih ekstrim 2016.

Terpisah Kabag OPS Polres Banyuasin Kompol Amriwan menambahkan pada UU No 41 tahun 1999 pasal 50 ayat 3 huruf D tentang setiap orang dilarang membakar hutan pasal 78 ayat 3 berbunyi barang siapa dengan sengaja melangar ketentuan sebagaimana dimagsud diancam pidana paling lama 15 tahun, denda Rp 5 Milyar.

Pasal 78 ayat 4 barang siapa karena kelalaiannya melanggar ketentuan sebagaimana dimagsud dalam pasal 50 ayat 3 huruf D diancam pidana paling lama 5 tahun, denda maksimal 1,5 Milyar. (waluyo)

LEAVE A REPLY