Beranda Palembang Disbun Sumsel Jadikan Porang Sebagai Tanaman Sela

Disbun Sumsel Jadikan Porang Sebagai Tanaman Sela

81
0
BERBAGI

PALEMBANG,Halosumsel-
Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan bersama Asosiasi Petani Porang Sumsel (APPS), Perbankan, Peneliti dan Komunitas Bibit Porang Sumsel (KBPS) serta mitra petani Bank Sumsel Babel mengadakan pertemuan untuk membahas potensi tanaman Porang menjadi tanaman sela bagi petani perkebunan di Kantor dinas perkebunan Rabu (8/9/2021).

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Rudi Arpian Menyampaikan dengan menjadikan tanaman Porang sebagai tanaman sela di perkebunan akan dapat menambah penghasilan bagi petani perkebunan.

Saya yakin kalau secara teori selama delapan bulan dengan dana KUR 50 juta lalu kita bantu
bibit seribu batang perkelompok, kemudian pupuk dan juga hand tractor dengan dana tersebut dalam 8 bulan saya yakin ini akan berkembang Minimal rata rata menjadi 2 kilo dan kalau maksimal bisa jadi 4 kilo,”katanya.

Rudi Arpian juga menyampaikan peran serta pemerintah sangat penting untuk hadir disini untuk mendorong petani menggalakan tanaman Porang seperti memberikan penyuluhan ataupun memberikan bantuan dana.

Sementara itu Komunitas Pembibitan Porang Sumsel (KBPS) Sila Nirmala menyampaikan kami menyediakan 2 jenis bibit Porang yaitu bibit umbi dan bibit katak, bibit katak itu yang keluar dari umbinya , jadi dua jenis bibit itu tadi saat ini Sumsel lebih banyak meminta bibit dari jenis Umbi.

“Untuk kemudahan petani mendapatkan bibit tersebut Karna kita bekerja sama dengan Disbun dan Asosiasi, inikan kita sedang berhubung kita komunitas Karna kita sama sama memiliki jaringan keatas maupun , jadi ternyata kebutuhan bibit Porang untuk Sumsel sendiri sangat banyak dan saat saya mengsher malah ada lima provinsi lain minta bibit dari kita tapi karna Sumsel meminta terlebih dahulu dan kita menginginkan Sumsel ini menjadi pilotprojek untuk pembibitan Porang maka kita lebih mengutamakan sumsel,”ungkapnya.

Dia juga mengatakan karena ini akan di bina oleh dinas perkebunan tentunya akan lebih mudah karna dinas perkebunan mempunyai beberapa kelompok untuk para petani Porang yang membutuhkan bibit porang itu sendiri.

“kita ada 2 jenis bibit umbi dan katak ,untuk bibit katak saat ini sudah dalam proses sertifikasinya karna kita Komunitas pembunuhan saat ini juga dibawah naungan peusahaan,” Jelasnya.

Di lain pihak April sebagai Ketua Asosiasi Petani Porang Sumsel menyampaikan tingkat keberhasilan pertanian porang ini kalau cara tanamnya bibitnya berkualitas insyaallah sesuai dengan harapan minimal Seandainya petaninya tadi menanam jagung mendapatkan 10 persen dengan Porang ini bisa naik menjadi 30 sampai 40 persen penghasilan yang.

“Jadi ini sangat menggiurkan dan sangat menjanjikan bagi petani kita untuk mencoba mengembangkan pertanian porang sumsel dan ini Sudah dicontohkan di Muaradua kemaren saya panen satu hektar setengah dengan hasil 127 ton dengan harga 7000, saya rasa dengan harga dan hasil seperti itu sudah sangat menjanjukan bagi petani,”jelasnya.

Dia juga mengatakan bahwa di Sumsel ini masih banyak membutuhkan bibit karna perluasan lahan terus digalakkan petani baik itu petani mandiri dan ada juga yang mengajukan KUR itu terus dibutuhkan bibit yang berkualitas,pungkasnya. Dino

LEAVE A REPLY