Beranda Banyuasin Aksi Begal Ditekan, Aksi Maling Merajalela

Aksi Begal Ditekan, Aksi Maling Merajalela

405
0
BERBAGI

Halosumsel.com –

Aksi kawanan begal yabg terbilang kejam dan brutal setiap beraksi sudah baru bisa ditekan, tapi aksi kawanan maling di wilayah hukum Polres Banyuasin justru lebih parah dan semakin merajalela.

Kali ini aksi kawanan maling yang dijadikan sasaran berbagai jenis kendaraan bermotor dan paling terparah diwilayah hukum polsek Betung dan Banyuasin III, yang diherankan semua kalangan saat sekarang yang jadi enggan melapor kepihak kepolisian, ada apa terjadi begitu, tanya salah seorang kerabat korban curanmor di Betung saat berbincang dengan wartawan (25/9) petang tadi.

Menurut Dia, hilang motor habis mobil, sudah motor tidak ketemu mobil habis untuk berbagai biaya operasional pelaporan kepihak berwajib, ungkapnya seraya meminta namanya tidak dicantumkan dengan jelas.

Yang menjadi korban berikutnya dari aksi kawanan maling kali ini Muhaimin Salam (26) tercatat sebagai warga Jalan Pasar lama No. 34 RT/RW.13/07 Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

Muhaimin kehilangan sepeda motor Matic Mio JT warna putih dengan Nopol BG. 3268 JH, motor kesayangannya baru diketahui hilang saat ibunya terbangun dari tidur hendak pergi ke kamar mandi sekiranya pukul 02:00 wib, Minggu (25/9) bertepatan pada malam itu dalam kondisi hujan turun dengan lebatnya.

“Kejadiannya semalam itu diketahui sekirapukul 02:00 wib, dini hari, saat itu kondisinya hujan cukup lebat, yang tahu ibu saya dia melihat pintu gudang sudah terbuka lebar”, ucapnya saat berbincang dengan wartawan.

Motor tersebut masih dalam kondisi kredit yang sudah berlangsung selama 1 tahun 7 bulan distor oleh Korban.

” Memang lagi Sial nasibnya, padahal motor tersebut belum lunas kredit, eh sudah diambil oleh orang alias maling, hilangnya motor itu bikin susah beraktivitas baik untuk mengantar adik kesekolah, ibu ke pasar dan bekerja”, ujarnya.

Masih kata Dia, dirinya saat itu tengah tertidur pulas dan tidak tahu kalau pintu gudangnya sudah digunting oleh pelaku.

“Kondisi gudang tempat saya meletakan motor tidak terlihat berantakan, namun konci pintunya putus karena di gunting oleh Pelaku yang menggunakan gunting behel (Besi-red), Tidak biasanya saya tidur terlalu sore, biasanya saya tidur diatas pukul 24:00 wib, nah malam tadi mata saya terasa ngantuk sekali”, bebernya.

Dari kejadian itukorban akan segera melaporkan pencurian yang menimpa dirinya ke pihak berwajib agar pelaku segera ditangkap.

“Saya sebelumnya sudah melapor ke RT, namun dari RT saya disarankan untuk melapor ke Kelurahan terlebih dahulu baru nanti akan melapor ke Polsek, agar birokrasinya lebih teratur, saya berharap pihak Kepolisian khususnya Polres Banyuasin dengan segera membekuk pelaku dan saya juga berharap pelaku baik pencurian maupun penodongan diberi hukuman yang setimpal, agar mereka jera”, harapnya.
(waluyo)

LEAVE A REPLY