Beranda Ekonomi Tingkatkan PAD, Dispenda Sumsel Lakukan Pemutihan Pajak Kendaraan

Tingkatkan PAD, Dispenda Sumsel Lakukan Pemutihan Pajak Kendaraan

61
0
BERBAGI

PALEMBANG, HALOSUMSEL, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sumsel menggelar program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi, yang diselenggarakan mulai tanggal 1 oktober hingga 31 Desember 2021.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengambil kebijakan untuk melaksanakan lagi pemutihan pajak kendaraan bermotor pada tahun ini yang masih terdampak pandemi dan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bapenda Provinsi Sumsel Neng Muhaibah saat diwawancarai di ruang kerjanya. Kamis (30/9/2021).

Neng mengatakan tetap optimis bisa mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) yang ditentukan. Dalam UU No. 28 Pembebasan penghapusan pengurangan denda pokok pajak itu adalah kewenangan gubernur.

“Hingga akhir September, target pendapatan asli daerah (PAD) untuk lima jenis sektor pajak diharapkan terealisasi 75 persen,” katanya.

Dijelaskan Neng, Untuk pajak kendaraan bermotor (PKB), target tahun ini sebesar Rp 958,7 miliar, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp 926,3 miliar, pajak air permukaan (PAP) Rp 12 miliar, pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) Rp 827 miliar dan pajak rokok Rp 528 miliar. Total target PAD yang ditetapkan mencapai Rp 3,23 triliun. Keringanan berupa, pembebasan pajak kendaraan bermotor progresif. Kedua, Penghapusan sanksi administrasi denda bunga pajak kendaraan bermotor, serta ditambah denda bunga bea balik nama kendaraan bermotor,” jelasnya.

Pihaknya berharap dengan dilakukan pemutihan pajak kendaraan dapat menjadi pelayanan yang diberikan untuk masyarakat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

” Supaya pemilik kendaraan tidak terbebani dengan denda-denda administratif,” tutupnya. Dino Martin

LEAVE A REPLY