Beranda Metropolitan PRAJURIT BINTALDAM II/SWJ IKUTI LATIHAN MERAWAT JENAZAH

PRAJURIT BINTALDAM II/SWJ IKUTI LATIHAN MERAWAT JENAZAH

376
0
BERBAGI
Halosumsel.com-
Puluhan prajurit yang bertugas di Satuan Pembinaan Mental Kodam (Bintaldam) II/Swj mengikuti pelatihan ilmu kemasyarakatan, salah satunya merawat jenazah. Tujuan pelatihan ini agar para prajurit memahami tata cara merawat jenazah sesuai dengan hukum Islam.
Kepala Pembinaan Mental Kodam (Bintaldam) II/Swj Letkol Inf Asep Rahman Taufik menjelaskan, kegiatan pelatihan ilmu kemasyarakatan tersebut dilakukan agar ilmu yang dimiliki bisa berguna untuk masyarakat. Terlebih, mengurus jenazah merupakan hal wajib yang harus dilakukan umat Islam hingga sampai di kubur.
“Latihan teknis fungsi bintal ini kita berikan kepada prajurit agar lebih memahami praktek di dalam ilmu kemasyarakatan, salah satunya merawat jenazah,” kata Perwira Melati Dua ini saat membuka Latihan Teknis Bintal, kemarin.
Bukan itu saja, para prajurit juga diajarkan cara bersuci dan berwudhu, kemudian tata cara berdoa dan ceramah. Beberapa pelatihan tersebut diberikan agar prajurit saat terjun di tengah masyarakat mampu menjalankan komunikasi sosial (komsos) dengan baik.
“Sebetulnya ilmu tersebut sangat berguna bagi masyarakat, karena itu kita membekali prajurit Bintaldam II/Swj dengan ilmu itu,” ujarnya.
Dalam latihan teknis fungsi Bintal ini, sambung Letkol Asep, para prajurit juga mendapatkan sejumlah materi lainnya diantaranya Bindang Ideologi Perjuangan, tata cara berdoa bagi umat Kristen Protestan, dokumentasi penulisan sejarah dan perpustakaan, seksi pembinaan musium dan monumen serta tradisi.
Khusus pelatihan dokumentasi tersebut, para prajurit mendapatkan beberapa ilmu pustaka seperti pengolahan perpustakaan dan sistematika penulisan sejarah satuan. Dari beberapa ilmu tersebut, dia berharap agar sistem perpustakaan bisa terbentuk. “Pengelola perpustakaan itu bukan hanya sekedar menjaga koleksi buku semata, namun harus ada sistem yang mampu menyimpan seluruh koleksi dengan baik dan benar. “Dari pembinaan mental yang kita lakukan ini bisa menjadi modal bagi prajurit saat terjun ke tengah masyarakat,” harapnya. (sofuanlrel)

LEAVE A REPLY