Beranda Kriminal Perampok Toko Evo Petshop Dilumpuhkan

Perampok Toko Evo Petshop Dilumpuhkan

17
0
BERBAGI

PALEMBANG, HS –

Setelah kurang lebih dua bulan bebas melenggang tanpa rasa bersalah, akhirnya Dedi Okumura alias Ismael alias Jumbo (30) warga Jalan Jaya IV RT 25 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang menyerah dihadapan anggota reskrim Unit Tekab 134 Polresta Palembang, setelah sedikitnya dua butir timah panas menembus kedua kakinya karena mencoba melarikan diri saat akan dibawa ke Polresrta Palembang, Minggu (4/8).

Tersangka yang ditangkap dikota Lubuk Linggau ini, karena telah merampok korban Deni Setiawan dan Meitwita Ruriati, saat berada di Toko Evo Petshop, Jalan DI Panjaitan Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang pada Sabtu tanggal 25 Mei 2019 pukul 07.30 WIB. Kejadian ini sendiri, dilaporkan Muhammad Rizki Ap (27) warga Gang Pemda RT 08 Kelurahan Srikaya Kecamatan Alang-alang Lebar di SPKT Polresta Palembang pada 25 Mei 2019 kemarin.

“Kronologis kejadian, berawal saat kedua korban sedang bersih-bersih dilokasi. Kemudian dua pelaku datang menodongkan senjata api yang dibawanya. Masing-masing mengacungkan senpi ke arah dua korban. Pada korban Deni Setiawan, tersangka merampas handphone merek Oppo A3s warna merah miliknya, lalu tersangka menyandera korban dan mengancam jangan berteriak, korban di masukkan ke dalam kamar mandi, dengan kondisi kedua tangan terikat,” jelas Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH didampingi Kasubag Humas, Iptu Tohirin SH kepada awak media.

Aksi tersangka dan rekannya ini, terbilang berani dan nekat di waktu mulainya beraktifitas pagi dan matahari mulai beranjak naik.

“Keduanya membawa senjata api semua. Satu korban disandra dalam kamar mandi, smeentara satu korban lainnya, Meitwita Ruriati dipaksa mengeluarkan semua uang hasil penjualan. Dibawah ancaman senpi yang dibawa, mereka mengancam akan menembak jika melawan. Dengan membawa uang sebanyak Rp 12 juta dari dalam laci dan satu unit handphone merek Oppo tipe A3s, mereka kabur dan baru hari ini kita mendapat waktu yang tepat. Kini kami masih terus kembangkan kasusnya, siapa tahu tersangka ini terlibat dalam kasus kejahatan lainnya,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, dirinya mengaku menjalankan aksinya bersama Eby (DPO) dan dirinya mendapatkan uang sebesar Rp 5 juta dan handphone Oppo tipe A3s.

“Menurut pengakuannya, uangnya sudah habis digunakan untuk makan sehari-hari dan membeli baju. Oleh karena itu, satu sweater warna hitam bertuliskan angka “5”, satu jaket warna cream, satu sweater biru dongker motif garis biru putih, satu unit handphone Oppo a3s warna merah dan satu elendang warna hijau, kita sita untuk proses lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara tersangka saat diwawancarai mengaku menyesal atas perbuatannya.

“Saya menyesal pak. Tapi harus bagaimana, saya tidak ada kerjaan sementara harus butuh uang untuk makan,” ungkapnya tertunduk. (fhy)

LEAVE A REPLY