Beranda Banyuasin Penyu Raksasa Terdampar Dialiran Kebun Plasma

Penyu Raksasa Terdampar Dialiran Kebun Plasma

678
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

Jito (48) Warga Rt 04 dusun 2 Desa Sako Makmur Kecamatan Sembawa Banyuasin Sumsel ini yang merupakan orang pertama menemukan sekaligus berusaha menyelamatkan seekor penyu berukuran raksasa dengan berdiameter hampir 1 meter persegi dan berat hampir 80 Kg yang terdampar dialiran Kebun Plasma Desa setempat yang ketika itu dirinya sedang berjalan diatas tanggul parit Selasa (1/11).

Penyu yang merupakan salah satu hewan yang dilindungi, jenisnya Chelonia mydas (penyu hijau) tersebut berhasil dipindahkan dari parit kecil ke dalam kolam sementara sambil menunggu pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel untuk mengevakuasi ke tempat asal habitat penyu langka tersebut.

Jito saat diwawancarai wartawan beberapa saat yang asal muasal penyu raksasa menceritakan bahwa, pagi tadi bersama anaknya hendak melihat kebun ubi dengan meniti jalan tanggul lahan plasma sekitar 150 M dari rumahnya.

“Alangkah terkejut sekali melihat air parit berombak, yang terpintas dibenak pikiran anak saya buaya di dalam air, setelah diamati ternyata seekor penyu raksasa,” kata Jito.

Jito menambahkan, perkiraan sementara penyu tersebut terdampar atau melarikan diri dari perkelahian dengan buaya, pasalnya parit induk galian SKK Sepitis perbatasan Desa Sako Makmur dan Desa Limbang Mulya Kecamatan Sembawa terkenal akan habitat reptil buaya. “Ada luka dibagian sayap atau bagian kulit Penyu bekas serangan buaya, tetapi tak menimbulkaan pendarahan,” ujarnya.

Dibutuhkan 4 orang saat evakuasi dari parit untuk diangkat kedaratan, karena penyu tersebut memiliki beban diatas 80 Kg. Kalau dinaikan angkong gak muat angkongnya. Kalau diagkat orang satu apa lagi butuh minimal orang dewasa untuk memindahkan penyu raksasa tersebut. Saat ini penyu tersebut agak terlihat kurang agresif akibat dari terdampar dari lingkungan asalnya.

Warga banyak berdatangan menyempatkan diri untuk berfoto bersama penyu Langka di halaman rumah Jito, tidak dilarang siapa saja yang datang kebanyakan orang datang terkagum karena mahluk tak lazim ukuran besarnya naik ke daratan.

Sejumlah orang mengatakan, kalau binatang tersebut adalah mahluk halus penunggu kebun Plasma bahkan ada yang bilang “sing bau rekso” (penunggu, red) parit plasma desa eks Transmigrasi tahun 1998 ini yang kini menjadi desa Sako Makmur.

Terpisah staf BKSDA Sumsel Doni saat dikonfirmasi melalui foto status di W.A menyebutkan Positif itu penyu pak, dilindungi, jenisnya Chelonia mydas (penyu hijau).

Dalam setatus WA [1/11 12:18] Doni BKSDA akan segera menyelamayakan penyu langka tersebut.  “Kami ke tempat bapak, kami siapkan dulu tempat & kendaraannya, nanti dikabari,” janjinya (IP07)

LEAVE A REPLY