Beranda Palembang Penerimaan Kantor Bea Cukai Palembang Bulan Agustus Meningkat

Penerimaan Kantor Bea Cukai Palembang Bulan Agustus Meningkat

11
0
BERBAGI

Palembang, Halosumsel  РWabah virus Covid-19 yang sudah enam bulan terakhir melanda Indonesia, meninggalkan dampak buruk pada setiap aspek kehidupan manusia, terutama pada bidang perekonomian. Tentu saja, hal ini juga sangat berpengaruh pada perkembangan perdagangan Internasional, seperti komoditi ekspor maupun impor. Banyak negara yang harus memutar otak untuk mempertahankan kestabilan ekonomi ditengah-tengah kondisi pandemik saat ini, Selasa (15/9/2020).

Namun hal itu berbanding terbalik dengan penerimaan negara pada Bea Cukai Palembang yang menunjukkan tren positif. Sampai dengan bulan Agustus 2020 realisasi penerimaan Bea Cukai Palembang telah mencapai presentase 75,24 persen atau Rp 70.976.402.000 dari target penerimaan sebesar Rp 94.331.946.000. Terhadap target penerimaan sendiri terjadi kenaikan sebesar Rp 4.323.756.000 atau 4,8 persen, dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 90.008.190.000.

“Penerimaan negara ini berasal dari Bea Masuk, Bea Keluar dan juga Cukai. Sedangkan untuk barang komoditi impor sampai dengan kuartal ketiga tahun ini masih didominasi oleh barang modal dan barang pembantu atau penolong produksi dalam negeri,” papar Kepala Kantor Bea dan Cukai Palembang, Abdul Harris didampingi Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Dwi Harmawanto saat press release.

Pada bulan April, pengumuman kasus pertama di Indonesia pada bulan Maret, penerimaan Bea Masuk pada bulan April 2020 justru meningkat hingga Rp 11.295.776.000. Diketahui bahwa realisasi Bea Masuk pada bulan April didominasi oleh PT OKI Pulp and Paper sebesar Rp 3.371.245.000 dan juga Bea Masuk Tindak Pengamanan (BMTP) dengan total Rp 2.114.499.000.

Tak mau kalah, pada bidang ekspor dibulan Juni 2020 juga mengalami peningkatkan dibandingkan bulan sebelumnya. Penerimaan Bea Keluar Juni 2020 dengan total Rp 1.136.935.000 didominasi oleh komoditi Palm Kernel Shell dari PT Daya Semesta Bioenergy.

Sedangkan pada Agustus 2020 realisasi total penerimaan Bea Cukai Palembang mengalami kenaikan drastis sebesar 70,3 persen dari bulan Juli sebesar Rp 6.049.314.000 menjadi Rp 10.302.424.000. Kenaikan tersebut di dominasi penerimaan dari importasi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper dan adanya Bea Masuk Tindak Pengamanan (BMTP) terhadap komoditi keramik yang masuk melalui kantor Bea Cukai Palembang.

“Diharapkan trend positif pada capaian penerimaan Bea Cukai Palembang ini masih dapat berlanjut sampai dengan penghujung 2020 nanti dan semoga kondisi pandemik di Indonesia juga bisa segera berakhir sehingga roda perekonomian dapat berjalan seperti semula,” tukas Harris. (sel)

LEAVE A REPLY