Beranda Palembang Pemkot Akan Jadikan Palembang Kota Wisata Kultur dan Kuliner

Pemkot Akan Jadikan Palembang Kota Wisata Kultur dan Kuliner

325
0
BERBAGI

Halosumsel-

Pemerintah Kota Palemabang Akan Jadikan Wisata Kultur dan Kuliner Hal ini diungkapkan oleh Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib saat menikmati panganan olahan dari ikan dan seafood lainnya di Sentra Kuliner Palembang bersama istri tercinta dan pelancong lainnya, Sabtu (24/2) malam. Jadi ini bagaimana Kota Palembang dapat menjadi magnet bagi pelancong penikmat olahan ikan dan pecinta kebudayaan Indonesia khususnya Sumatera Selatan.

“Kali ini kita utamakan panganan dari ikan dan hewan air lainnya yang bisa dikonsumsi untuk memikat wisatawan yang gemar makan ikan. Kita juga tampilkan berbagai kebudayaan yang ada di Kota Palembang dalam tajuk Culture Night Festival tiap pekannya,” ujarnya.

Sehingga, harap dia, Palembang bukan hanya dikenal di bidang olahraga saja, namun juga kuliner dan kulturnya. “Kota Palembang juga sudah banyak infrastruktur pendukung serta destinasi wisata lainnya yang mampu mengangkat ekonomi kerakyatan,” bebernya.

Yang paling penting itu, pesan pria yang akrab disapa Najib ini, dijaga kebersihan dan kenyamanan serta keamanan pelancong. Sebab wisatawan cenderung mencari Iokasi wisata outdoor atau di Iuar ruangan.

“Ini baru 10 hari pasca dilaunching, kita yakin kedepannya akan menjadi salah satu destinasi yang diincar wisatawan. Untuk kelengkapannya, kita akan tambah penerangan, kursi, tong sampah dan sarana pelengkap lainnya. Nanti kita juga sediakan tempat penjualan suvenir Iokal,” terangnya.

Sementara saat disinggung mengenai kemacetan akibat banyaknya pengunjung Sentra Kuliner Palembang ini, Najib menjelaskan, menghindari pihaknya telah bekerjasama dengan Polresta Palembang dan pihak terkait lainnya untuk pengaturan Ialu Iintasnya.

“Sementara masih menggunakan jalur ini untuk kendaraan yang menuju Ampera. Nanti akan kita atur sedemikian rupa agar Ialu Iintasnya terjaga,” urainya.

Senada, Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang Aprizal Hasyim menambahkan totalnya di sini ada sembilan pedagang yanh dikarenakan bangunannya memang hanya ada sembilan kios dan dua fasilitas toilet.

(Sofuan/humas)

 

LEAVE A REPLY