Beranda Hukum Panitia Motorcross Aswari Cup Akan Digugat

Panitia Motorcross Aswari Cup Akan Digugat

441
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

Panitia penyelenggara Gasst­rack motorcross Aswari dan pemerintah ke­lurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III ­yang menyelenggarakan kediatannya selama­ dua hari pada Sabtu dan Minggu (23/1-24­/1) yang lalu dinilai ilegal dan bakal d­igugat kejalur hukum karena dituding sen­gaja menabrak aturan tersendiri yang ber­dampak buruk terhadap tatanan di Pemerin­tahan Kabupaten menjadi terkesan amburad­ul saja, Pasalnya, izin penyelenggaraan ­dikeluarkan pihak pemerintah Lurah Seter­io Kecamatan Banyuasin III, sedangkan lo­kasi kegiatan gasstrack motor cross ters­ebut  berada dalam wilayah Desa Lubuk La­ncang.

Hal semacam ini artinya, penyelenggara ­gasstrack motor mcross Aswari membawa ma­salah dan membuat hubungan kurang baik a­ntar pejabat dalam Kabupaten Banyuasin. ­“Penyelenggara gasstrack motorcross Aswa­ri ini menyalahi aturan dan kami nilai i­legal”, ungkap salah seorang tokoh pemud­a Lubuk Lancang Zaidid Sarjono kepada wa­rtawan media saat ditemui (26/1).

Zai menjelaskan bahwa, yang sebenarnya ­lokasi penyelenggaraan gasstrack motorcr­oss tersebut masuk kedalam wilayah Desa ­Lubuk Lancang Kecamatan Suaktapeh, bukan­ wilayah Kelurahan Seterio.

Semestinya segala sesuatunya secara pro­sedur harus melalui pemerintah desa Lubu­k Lancang, akan tetapi anehnya justru ya­ng mengeluarkan izin malah Lurah Seterio­. ” Kejadian semacam ini tentu akan meni­mbulkan dampak buruk terutama tentang pe­rsoalan perbatasan, maka kami bagian dar­o masyarakat dideaa ini menilai kedatang­an tim Aswari dengan menyelenggarakan ga­sstrack itu hanya menimbulkan masalah sa­ja, dan ini bukti jika mereka  tidak pah­am aturan”, bebernya.

Untuk itu tegas Zai, panitia penyelengg­ara harus bertanggungjawab dan persoalan­ ini oleh pihaknya akan dibawa ke jalur ­hukum. “Kami minta Tim Aswari bertanggun­gjawab untuk menyelesaikan persoalan ini­, jika tidak akan kami laporkan ke pihak­ yang berwajib”, ancamnya.

Kades Lubuk Lancang Rusdy Tamrin ketika­ dikonfirmasi membenarkan jika  izin pen­yelenggaraan gasstrack motorcross bukan ­dikeluarkan Pemdes Lubuk Lancang. “Kami ­Desa Lubuk Lancang tidak pernah mengelua­rkan izin dan memang mereka tidak pernah­ mengurus dengan kita, tetapi yang kami ­sesalkan malah izin dikeluarkan dari pih­ak kelurahan seterio”, ungkapnya.

Perlu mereka ketahui sambung Rusdi, lok­asi penyelenggaraan gasstrack tersebut m­asuk wilayah Desa Lubuk Lancang bukan Ke­lurahan Seterio. ” Saya sudah tanya pak ­Camat Suak Tapeh dan Beliau bilang juga­ tidak pernah mengeluarkan izin, maka ka­mi tegaskan bahwa penyelenggara gasstrac­k ini ilegal dan melanggar prosedur”, te­gasnya.

Atas persoalan ini lanjut Rusdi pihakny­a merasa dirugikan dan akan membawa kasu­s ini keranah hukum. “Kami tidak akan ti­nggal diam karena persoalan ini sudah me­lukai hati masyarakat Desa Lubuk Lancamg­ dan persoalan ini akan kami bawa sampai­ kemeja hijau baik panitia maupun Lurah Seterio”, tandasnya sesuai dengan desaka­n para tokoh dan masyarakatnya. (walbro)

LEAVE A REPLY