Beranda Hukum Merasa Difitnah, Jati Kusuma Laporkan Rekan Sejawatnya

Merasa Difitnah, Jati Kusuma Laporkan Rekan Sejawatnya

114
0
BERBAGI

Palembang, Halosumsel – Lantaran merasa dizolimi, difitnah dan dicemarkan nama baiknya, Jati Kusuma bersama kuasa hukumnya Saharudin melaporkan Rekan sejawatnya ke Polda Sumsel.

Ketika diwawancarai di SPKT Polda Sumsel, Saharudin selaku kuasa hukum dari Jati Kusuma mengatakan, dilaporkannnya pengacara berinisial R berawal adanya dugaan kecurangan terhadap sesama advokat.

“Jadi awalnya klien kita ini tergabung dalam kantor hukum R yang berada di Jakarta. Kemudian mereka menangani satu objek tanah di kawasan Simpang Bandara Palembang. Nah dalam hal ini klien kita Jati Kusuma mendapat tugas untuk mencari saksi, bukti bahkan membuat laporan,” ujar Saharudin. Rabu (7/7/2021).

Namun, ketika perkara tersebut sudah jalan, lanjut Saharudin, tiba-tiba Jati Kusuma dikeluarkan dalam perkara itu. Padahal awalnya mereka sama-sama menerima kuasa. Bahkan terlapor menggantikan posisi pelapor dengan orang lain.

“Pertama yang dilaporkan R. Tentunya R sudah melanggar, secara kode etik advokat bahwa tidak boleh menzolimi sesama rekan ataupun klien, tapi yang kita sesalkan kenapa ini terjadi?,” tutur Ketua DPD HAPI Sumsel itu.

Dikeratahui, dalam laporan tersebut R dilaporkan dengan pasal 374 dan 372 KUHP karena diduga adanya penggelapan ataupun penipu tipu muslihat untuk menghilangkan hak-hak kliennya dimana yang telah disepakati.

Selain melaporkan R, pihaknya juga melaporkan Z , A dan Z yang dianggap telah memfitnah dan mencemarkan nama baik. Sehingga mereka dilaporkan dengan pasal 311 dan 310 KUHP.

“Untuk kerugian mencapai miliaran, tentunya rugi materil dan inmateril,” jelasnya.

Sementara Jati Kusuma selaku korban mengatakan, bahwa tidak perna menerima honorarium dari klien. “Jatuhnya saya tidak menerima sama sekali menerima uang jasa atau honorarium selayaknya dari klien. Karena sesuai dalam pasal 17 Dalam menjalankan profesinya, Advokat berhak memperoleh informasi, data, dan dokumen lainnya, baik dari instansi Pemerintah maupun pihak lain yang berkaitan dengan kepentingan tersebut yang diperlukan untuk pembelaan kepentingan Kliennya sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tambahnya

Sampai berita ini diturunkan R selaku terlapor belum dapat dimintai konfirmasi, nomor ponsel yang dihubungi tidak aktif. (ewinsyah)

LEAVE A REPLY