Beranda Hukum Gembong Rampok Dilumpuhkan Petugas ,Sedikitnya Enam Kali Beraksi di Kota Palembang

Gembong Rampok Dilumpuhkan Petugas ,Sedikitnya Enam Kali Beraksi di Kota Palembang

170
0
BERBAGI

Halosumsel.com-
Penyelidikan Jajaran Satuan Reskrim Polresta dan Polsek Ilir Timur I selama 2 X 24 jam, membuahkan hasil. Pasalnya, tiga gembong rampok yang kerap beraksi di kota Palembang berhasil dilumpuhkan dengan dua butir timah panas di kakinya masing-masing. Tak tanggung-tanggung, dalam aksi kejahatannya, para pelaku tidak segan- segan melukai para korban dengan senjata api yang dibawanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang menjelaskan, para tersangka ini sedikitnya sudah enam kali beraksi di kota Palembang dan selalu membekali dirinya dengan senjata api dan sajam.

“Kini kami masih terus menggali keterangan mereka, diperkirakan masih ada lokasi lain yang pernah dirampoknya. Kini kami masih memburu pelaku lainnya, yang terlibat dalam aksi ini. Sementara anggota kami yang lain tetap mencari saksi dan mengumpulkan bukti-bukti dalam aksi mereka,” ujar Maruly ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin.

Dari tiga gembok rampok ini, penyidik turut menyita satu unit mobil Daihatsu Terios warna putih nopol BG 71 RA berikut STNK, dua lembar celana levis, satu lembar celana dasar warna biru, satu lembar baju kemeja lengan panjang, dua lembar baju kemeja lengan pendek, sepucuk senjata api air softgun, dua obeng besar, sebilah pisau cap garpu, sebilah badik dan tas warna hitam.

“Kini kami masih terus memburu kawanan pelaku lainnya, terakhir rombongan ini merampok Fandi Setiawan (29) dirumahnya, Jalan Bambang Utoyo Komplek Villa Bari Indah H-2 RT 03 RW 01 Kelurahan 5 Ilir pada tanggal 19 Juli 2016 silam, tepatnya pukul 13.00 WIB. Dimana, kawanan ini masuk ke rumah korban dengan cara membedat pintu depan dan mengambil uang sebesar Rp 2 juta. Aksi mereka di pergoki korban, ketika dihalangi petugas securty komplek, mereka menerobos pintu pagar sembari mengeluarkan senjata api,” ungkap ayah dua anak ini serius.
Pengungkapan kasus yang dideadline pimpinan harus terungkap dengan waktu sesingkat mungkin ini, disambut optimis bapak berpangkat melati satu ini.

“Dari mobil yang digunakan dan olah TKP, tersebutlah nama Lukman alias Luk yang terlibat. Tak buang waktu, kami langsung menyergapnya. Dari interogasi anggota kami, terseretlah nama kedua rekannya yang lain. Menurut catatan kami, rombongan ini juga sudah merampok rumah Sunarti (42) warga Komplek OPI Perumahan Akasia Blok 06 Kelurahan 15 Ulu, Senin 19 April 2016 pukul 13.15 WIB. Selain itu, di Polsek Sako terdapat dua laporan, di Polsek IT I terdapat satu laporan, di Polsek IT II terdapat dua laporan dan Polsek Sukarami terdapat satu laporan, ” tandasnya.

Ketiga gembok itu, tidak lain Lukman alias Luk (42) warga Jalan Peripitan Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Asril Munandar alias Caeng (43) warga Jalan Peripitan Dalam Lorong Ria No 21 Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin dan Juni (32) warga Jalan Kapten Robani Kadir Perumahan Pinang Mas Kelurahan Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

Tersangka Lukman alias Luk mengqku dirinya butuh uang untuk makan.

“Pekerjaan sebagai buruh tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari pak. Kami sepakat merampok dengan berbagi tugas, hasilnya pun kami bagi rata,” tuturnya. (agustin selfy)

LEAVE A REPLY