Beranda Muara Enim BPDPKS Diminta Maksimalkan Peremajaan Sawit

BPDPKS Diminta Maksimalkan Peremajaan Sawit

179
0
BERBAGI

 

Muara Enim,HS-

Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat ini hanya akan berlangsung sampai dengan tahun 2022 saja. sehinggga Teknis Peremajaan Kebun Kelapa Sawit Rakyat dari Dirjenbun tahun 2019 seluas
3.982 hektar untuk tahun tanam 2020, harus bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Ajakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim Ir Mat Kasrun disela sosialisasi Peremajaan kelapa sawit melalui Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit Dirjenbun, Bank Sumsel Babel dan PT PN 7 Di Ballroom Griya Sintesa Muara Enim (30/4/19)

PT Perkebunan Nusantara 7 di Kecamatan Muara Enim, Kecamatan Gunung Megang, Kecamatan Rambang Dangku dan Kecamatan Rambang dengan sisa potensi luas areal yang sudah mendesak untuk diremajakan seluas 8.929 Ha maupun pada kebun-kebun kelapa sawit Swadaya yang dalam kondisi rusak atau tua.

Berdasarkan Laporan yang masuk, Kabupaten Muara Enim diberikan target
realisasi Rekomendasi Teknis oleh Dirjenbun seluas 3.982 Hektar pada tahun 2019, hal ini tentu merupakan sebuah peluang besar untuk mendapatkan dana bantuan kegiatan peremajaan kebun kelapa sawit rakyat dengan nilai potensi investasi
sebesar Rp. 99,9 milyar,

namun disisi lain merupakan tantangan besar karena berbagai kendala masalah yang ada dilapangan terutama kamauan dan kesiapan petani  dan Lembaga pengusul untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BPDPKS dan Dirjen Perkebunan.

Kita semua menyadari bahwa ini merupakan pekerjaan besar, sehingga diperlukan sinergi di semua lini sehingga Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit ini dapat berjalan dengan maksimal.

Untuk itu ditekankan kepada Pengurus Koperasi Gapoktan, Kepala Desa, Camat, OPD Kabupaten Muara Enim dan pihak terkait lainnya agar dapat bekerja sama  untuk  menyukseskan Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat ini.ungkap Mat Kasrun. (jazzi)

LEAVE A REPLY