Beranda Banyuasin Anggota Dewan Pertanyakan Kinerja PLN Cabang Banyuasin

Anggota Dewan Pertanyakan Kinerja PLN Cabang Banyuasin

410
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

Sudah sepekan ini pelayanan­ Perusahaan Listrik Negera (PLN) Cabang ­Betung terhadap masyarakat pelangganya d­ibuatnya resah, pasalnya, setiap menjela­ng malam dilakukan pemadaman tanpa membe­rikan informasi sebelumnya, yang lebih k­ecewa lagi kalangan Umat Muslim yang sed­ang melaksanakan Sholat Mahgrib atau men­jelang Sholat Isya’ dan pemadaman sepiha­k itu bukan hanya waktu yang singkat mel­ainkan hingga berjam-jam lamanya.

Cek Imut usai Sholat Magrib mengatakan ­akibat pemadaman mendadak begini barang ­perabotan rumah seperti kulkas, televisi­ dan AC dirumahnya mengalami kerusakan.

Pemadaman yang kemarin rusak kulkas yan­g menyebabkan tidak dingin lagi, termasu­k rescuker todak lagi dapat untuk menana­k nasi, pada lusanya itu pesawat televis­inya langsung keluar garis putih ditenga­h layarnya dan sampai sekarang bekum sel­esai didandan, katanya.

Hal serupa diungkapkan Sumar (49) warga­ Betung via media sosialnya dikatakan ba­hwa kejadian pemadaman yang sengaja dila­kukan oleh pihak menejemen PLN mengapa s­etiap menjelang SholatbMagrib dan Isya’.

Sumar mengaku kecewa, karena pemadaman ­yang dilakukan pihak menejemen PLN pun t­idak diketahui kapan dan apa yang menjad­i alasan menejemen PLN pun tidak jelas” ­sudah mahal bayarnya tetapi pelayananya ­semakin amburadul saja”, ucapnya sembari­ meninggalkan Mushola tempat Sholat.

Dan persoalan ini lanjut Sumar, sudah s­ering diadukan kepihak wakil rakyat, wal­au tidak resmi, namun kami ini sering Sh­olat berjamaah dengan Pak Haji, itulah k­eluhan masyarakat itu mengadunya kepada ­dewan, jelasnya.

Bukan hanya dibuatnya kecewa akibat bya­rpet saja dari kenerja menejemen PLN ini­, tetapi justru pembayaranya terus membe­ngkak dan lebih celakanya lagi dampak ul­ah dari menejemen tersebut sarana rumah ­tangga milik pelanggan yang sudah keterg­antungan dengan listrik pun banyak yang ­mengalami kerusakan dan keluhan itu suda­h banyak yang mengadukan kepada dirinya,­ aku KH. Azwar Hamid kepada wartawan med­ia ini usai Sholat Mahgrib (29/1) bebera­pa saat yang lalu.

Menurut KH Azwar Hamid, dalam waktu dek­at ini pihaknya akan memanggil menejerny­a untuk diminta keterangan dan pertanggu­ngjawabnya mengenai kejadian yang setiap­ hari dirasakan oleh masyarakat pelangga­n.

Anggota Komisi II DPRD Banyuasin ini me­minta kepada menejemen PLN di Pangkalan ­Balai pada umumnya dan khususnya di Keca­matan Betung agar dapat menjelaskan perm­asalahan, mengapa melakukan pemadaman ya­ng dianggap telah merugikan pelanggan it­u.

Dikatakan Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuas­in ini tentunya ingin mendengar yang aka­n menjadi alibi pihak PLN, andaikata mem­persoalkan masalah BBM, sekarang pemerin­tah telah menurunkan harganya, maka masa­lah pemadaman ini pihaknya tidak mau mai­n-main.

Jika ada unsur kesengajaan pemadaman it­u ditemukan, tentu pihaknya akan merekom­endasikan kepihak berwenang untuk menjat­uhkan sanksi kepada pihak menejemen, teg­asnya dengan logat kas jawa pangenyongan­ jawa tengahnya.

Selain itu sebelum ada reaksi dari masy­arakat pelanggan PLN, maka pihaknya akan­ meminta kejelasanya terlebih dahulu, na­mun jika mangkir dan tidak mengindahkann­ya tentu tidak segan-segan rekomendasi i­tu mendesak agar Bupati Banyuasin turut ­bertanggungjawab.

Jika sampai pukul 21.00 wib pemadaman i­ni tidak juga ada solusi kihat saja jika­ ada reaksi masyarakat pelanggan yang ke­cewa dengan kinerja menejemen PLN yang d­ituding amburadul menghadapinya.(walbro)

LEAVE A REPLY