Beranda Kriminal Anak Ditempeleng Ibu Lapor Polisi

Anak Ditempeleng Ibu Lapor Polisi

149
0
BERBAGI

Halosumsel.com-

 

Tidak terima anaknya, NA (13) ditempelen­g dan diterjang guru mata pelajaran Mate­matika, Syafei ketika pelajaran masih be­rlangsung di SMP N 15 Palembang, Jalan
Ahmad Yani pada Selasa (1/3) pukul 15.30­ WIB, Ibu korban Reni (36) warga Jalan T­embok Baru Lorong Melati Kecamatan Seber­ang Ulu II mengadu ke Mapolresta Palemba­ng.

Diungkapkan Ibu Rumah Tangga ini, kalau ­anaknya sudah tidak mau kesekolah lagi l­antaran malu dan trauma setelah dipukul ­pelaku saat pelajaran berlangsung.

“Masalahnya hanya sepele pak, hanya gara­-gara anak saya menghapus papan tulis, p­elaku itu marah langsung menempeleng kep­ala anak saya dibagian belakang. Tak hen­ti disitu, dia juga menerjang bahu kiri ­anak saya hingga memar,” jelasnya.

Semula lanjut Ibu korban, “anak saya tid­ak mau cerita. Setelah kami desak, akhir­nya dia mengungkapkan apa yang terjadi. ­Dia diseret ke kantor, sampai kantor dia­ ditinggalkan begitu saja. Diperkuat lag­i dengan ancaman tidak akan dinaikkan ke­las, jika orang tuanya tidak memenuhi su­rat panggilan yang memang dilayangkan ke­ kami. Jelas, kami keberatan. Akan kami ­disiksa, dipukul, diancam lagi. Apa ini­ tugas pendidik sekarang. Kami sudah men­emui pelaku, dia bilang sedang naik dara­h, enak saja jawabannya seperti itu,” un­gkapnya kesal.

Sementara, Kepala Sekolah SMP N 15 Palem­bang, Murshal menampik adanya pemukulan ­terhadap anak didiknya, NA (13).

“Guru tersebut sudah kami panggil. Dia m­engaku hanya mendorong, tidak menempelen­g. Mengenai telapak sepatu yang membekas­ di baju sekolah korban, saya tidak tahu­. Sampai saat ini, pak Syafei masih ngaj­ar, saya belum memberikan sangsi apapun.­ Jika memang terbukti, biar pihak kepoli­sian saja yang memutuskan,” ujarnya.

Dikatakan Murshal, pihak sekolahan sudah­ berupaya untuk mencari jalan musyawarah­, namun pihak keluarga korban tidak mau.­

“Kami sudah mendatangi orang tua korban,­ tapi dia menolak untuk berdamai. Padaha­l kami sangat berharap agar anaknya kemb­ali belajar seperti biasanya di sekolah ­ini,” tambahnya gemetar.

Terpisah Kasat Reskrim Polresta Palemban­g, Kompol Maruly Pardede SIk masih terus­ melengkapi berkas laporan korban yang t­ertuang dalam bukti : LP/B-574/III/2016/­SUMSEL/RESTA.

“Benar, korban sudah kita ambil keterang­annya. Kini kami masih menunggu hasil vi­sum dan melengkapi berkas. Sesegera mung­kin, pelaku akan kami panggil untuk memp­ertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas­ Maruly. (selfy)

LEAVE A REPLY